OLEH ERIC NOVEANTO Ikuti di twitter
Jose Mourinho menegaskan dirinya tak suka bermusuhan dengan para manajer lainnya, meski baru-baru ini terlibat perang mulut dengan Antonio Conte.
Tensi antara manajer Manchester United dan Chelsea tersebut meninggi dalam beberapa pekan terakhir, yang dipicu oleh komentar Mourinho tentang antusiasme berlebihan Conte saat mendampingi timnya.
Tak terima dengan ejekan 'seperti badut' atas sikapnya di pinggir lapangan, Conte membalas. Tapi Mourinho tak berhenti, ia justru membalas lagi dengan lebih dalam, menyakiti perasaan Conte soal skandal pengaturan skor saat menangani Siena pada 2011 lalu.
Keributan mulai mereda setelah Mourinho menyadari olokan berlebihannya kepada Conte dan berusaha untuk menutup lembar perseteruan.
Ketika ditanya oleh awak media, apakah dirinya menikmati adu kata-kata tersebut, Mourinho menjawab: "Tidak."
"Ketika saya memulainya [perang mulut] saya melakukannya dengan tanggung jawab dan saya memang sudah memulainya dalam banyak waktu."
"Ketika saya tak memulainya, maka cukup lucu melihat beberapa orang di sisi lainnya bersikap seolah-olah sebagai korban di saat sebenarnya mereka bukanlah seperti itu."
"Tapi, sebenarnya, saya tak menikmatinya. Itulah mengapa saya menganggap [adu mulut dengan Conte] sudah berakhir."
"Terkadang memang ada kesalahan dari saya. Tapi terkadang juga kesalahan muncul dari manajer yang lain," tukasnya.


