Pelatih AS Roma, Jose Mourinho, menangis bahagia setelah berhasil mengantar Giallorossi lolos ke final UEFA Europa Conference League.
Teraktual, Roma sukses mengalahkan Leicester City 1-0 pada leg kedua semi-final UECL di Olimpico, Jumat (6/5) dini hari WIB.
Sebiji gol kemenangan Serigala Ibu Kota dicetak oleh Tammy Abraham pada menit ke-11.
Roma lolos ke final dengan kemenangan agregat 2-1 setelah bermain imbang 1-1 pada leg pertama di Stadion King Power, pekan lalu.
Untuk pelatih yang telah memenangkan begitu banyak trofi, fans mungkin bakal maklum jika Mou tidak tertarik pada kompetisi kasta ketiga Eropa ini, tapi selepas peluit akhir, sang ’Special One’ tampak emosional dan mulai menangis.
Tercatat, Mourinho jadi pelatih pertama yang memimpin timnya mencapai final kompetisi mayor Eropa dengan empat klub berbeda: Porto [Piala UEFA & Liga Champions], Inter Milan [UCL], Manchester United [Liga Europa], dan kini Roma [UECL].
Adapun untuk partai final, Roma akan menghadapi wakil Belanda, Feyenoord, di Stadion Air Albania, pada 26 Mei mendatang.
Sebelumnya, CV Mou sebagai ‘pelatih serial juara’ sempat ternoda saat ia dipecat Tottenham Hotspur kala antar Harry Kane dkk menembus final Piala Liga Inggris tahun lalu. Pelatih asal Portugal itu didepak secara mengejutkan saat Si Lili Putih berada di ambang trofi pertama sejak 2008.
.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)