OLEH ERIC NOVEANTO Ikuti di twitter
Jose Mourinho berharap Manchester United bisa finis sebagai runner-up Liga Primer Inggris musim ini, meski melihat hal itu tak ada bedanya dengan duduk di posisi keempat.
Red Devils masih tertinggal jauh dari Manchester City, yang duduk nyaman di puncak klasemen sementara dengan keunggulan 16 poin. Target juara yang dicanangkan United di awal musim pun kini berubah untuk mengamankan tiket ke Liga Champions.
Dua kekalahan dalam empat laga terakhir membuat posisi kedua mereka sempat terancam oleh Liverpool, tapi kemenangan 2-1 atas Chelsea pada pekan lalu membantu mereka untuk sedikit mengamankan posisi di empat besar.
Finis di posisi kedua atau keempat dianggap Mourinho sama saja, dengan sang manajer asal Portugal menyatakan yang terpenting bisa lolos ke Liga Champions guna menjaga gengsi klub dan juga mengejar bonus pendapatan.
"Selisih [poin] yang ada sangatlah sempit," ungkap Mourinho dalam jumpa pers jelang laga lawan Crystal Palace.
"Enam poin selisih poin antara peringkat kedua dan kelima sangatlah sedikit dan peluang masih terbuka bagi siapa pun, tapi keempat tim [pesaing United] masih sama-sama bertarung di Liga Champions, jadi kami memiliki fokus, target lainnya."
"Saya harus katakan, semua tim sangat bagus, meski terkadang saya membacanya tim-tim lain lebih bagus dari kami, tapi saya tak yakin itu adalah realitasnya. Jadi, saya akan katakan ada empat tim yang sangat bagus dan salah satunya akan tersisih dari Liga Champions.""Jika Anda bertanya pada saya peringkat kedua atau keempat, saya katakan secar pandangan finansial tak ada bedanya, demikian dari segi gensi juga sama saja. Anda pergi ke Liga Champions dan tim peringakt keempat sekarang bahkan tak perlu lagi menjalani babak kualifikasi akhir."
"Tapi dari pandangan pribadi, jelas finis kedua lebih baik ketimbang ketiga, jadi kami akan mencoba untuk meraih setinggi mungkin," lanjutnya.
"Tentu saja, finis di empat besar sangatlah sulit dan itu memang merupakan target utama kami, dan memang apabila mampu finis kedua maka kami tak akan mengincar di bawah itu."


