Rumor transfer Chelsea bakal segera menjual Jorginho ke Juventus terus memanas belakangan ini dan kembali mendapat respons agennya.
Potensi reuni gelandang internasional Italia itu dengan Maurizio Sarri di Turin memang terbuka lebar dan bisa terwujud pada musim 2020/21 mendatang.
Jorginho jadi salah satu sosok kunci The Blues dalam dua tahun terakhir sejak diboyong dari Napoli senilai £50 juta. Bersama manajer Sarri, ia mampu beradaptasi dengan baik di Stamford Bridge seiring Chelsea finis tiga besar di Liga Primer Inggris musim lalu dan menjadi juara Liga Europa.
Sejak Sarri hengkang ke Juventus di musim panas 2019, sebenarnya Jorginho masih menjadi andalan di Chelsea. Hanya saja, musim depan namanya santer diberitakan tidak masuk ke dalam skema manajer Frank Lampard.
Tersisihnya pemain 28 tahun berdarah Brasil tersebut tak lepas dari kemunculan bakat muda Chelsea, Billy Gilmour, yang mulai lebih sering mendapat kepercayaan tampil reguler.
Meski terus dikaitkan dengan rumor hengkang menuju Juventus, sejauh ini agennya, Joao Santos mengklaim belum ada komunikasi langsung dengan Sarri sebagai nahkoda sang juara Serie A.
"Sarri belum pernah menghubungi Jorginho secara pribadi untuk membicarakan tentang Juventus," ungkap Santos kepada Radio Kiss Kiss.
"Saya tahu ada pembicaraan di surat kabar [tentang rumor Juventus], namun kami belum pernah berhubungan langsung dengan Sarri atau bahkan direktur olahraga Fabio Paratici."
"Ketika para direktur, Paratici dan [Chelsea] Marina Granovskaia mencapai kesepakatan, jika demikian, barulah saya dapat berbicara tentang situasinya."
"Semua orang tahu ada hubungan yang sangat erat antara Sarri dan Jorginho setelah lima tahun bekerja bersama, munafik kalau saya menyangkalnya."
"Namun saya juga ingin mengingatkan Anda bahwa Jorginho masih memiliki tiga tahun sisa kontrak di Chelsea," pungkasnya.




