- Kiper JDT diberi kepercayaan sebagai kapten
- Dua dari tiga gol JDT dicetak melalui penalti
- Jordi hanya dimainkan selama satu jam
APA YANG TERJADI?
Johor Darul Takzim memulai upaya mempertahankan gelar Piala FA Malaysia dengan mulus setelah mencatat kemenangan 3-0 atas PDRM di Stadion Sultan Ibrahim, Jumat (14/4) malam WIB.
Berbeda dibandingkan partai di Malaysia Super League, pelatih Esteban Solari untuk kali pertama tidak menyerahkan ban kapten kepada penggawa timnas Indonesia Jordi Amat. Juru taktik asal Argentina ini memberikan kepercayaan kepada penjaga gawang Mohd Farizal Marlias sebagai pemimpin tim.




Begitu juga dengan waktu bermain Jordi. Solari menarik keluar pemain naturalisasi Indonesia ini pada menit ke-61 untuk digantikan dengan Adam Azlin setelah JDT unggul di babak pertama.
Pertandingan antara JDT dan PDRM juga diwarnai dua penalti. Bergson da Silva membuka keunggulan JDT terlebih dahulu ketika laga baru berjalan tiga menit. Da Silva pun mencetak brace di menit ke-12 melalui titik putih. Eksekusi penalti Leandro Velazquez pada menit ke-27 menggenapkan kemenangan JDT.
GAMBARAN BESAR
JDT masih terlalu tangguh bagi tim lain di Malaysia. Calon lawan JDT di perempat-final masih belum diketahui, karena menunggu hasil pertandingan antara Kuching City dan Penang FC yang baru berlaga hari ini. Begitu juga dengan jadwal pertandingan babak delapan besar yang masih belum ditentukan operator kompetisi.
DALAM FOTO
Johor Darul Takzim
Johor Darul TakzimSELANJUTNYA BUAT JORDI AMAT
Sambil menunggu kepastian laga perempat-final, Jordi bersama JDT akan kembali menghadapi tim yang sama, PDRM, dalam pertandingan pekan kesembilan Malaysia Super League, Rabu (19/4), di Stadion Majlis Bandaraya.
SUSUNAN PEMAIN
JDT: Mohd Farizal Marlias; Jordi Amat, Feroz Baharudin, Corbin-Ong, Shahrul Saad, Nathaniel Shio, Juan Muniz, Bergson Da Silva, Leandro Velazquez, Akhyar Rashid, Arif Aiman.
PDRM: Aqil Abdul Razak; Norfiqrie Abdul Talib, Amir Saiful, James Okwuosa, Izaaq Izhan, Marcus Macauley, Safiee Ahmad, Fadi Mahmoud, Azmi Muslim, Bruno Castanheira, Fakhrul Azim.
