Calon pemain naturalisasi Indonesia Jordi Amat mempunyai peluang untuk memperkuat Johor Darul Takzim (JDT) di babak 16 Besar Liga Champions Asia (LCA) melawan Urawa Reds di Stadion Saitama 2002, Jumat (19/8).
Sejak direkrut JDT pada 28 Juni lalu, Amat belum pernah dimainkan di Malaysia Super League (MSL). Namun nama Amat masuk ke dalam daftar pemain JDT yang diboyong ke Jepang untuk laga ini.
Tetapi, kans Amat untuk tampil di pertandingan, terutama sebagai starter, cukup sulit. Hal ini disebabkan JDT juga memboyong tiga legiun asing non-Asia yang langganan menjadi starter, Bergson Da Silva, Fernando Forestieri, dan Leandro Velazquez. Satu lagi pemain asing non-Asia yang diajak adalah gelandang Mali Moussa Sidibe.




Sedangkan di sisi pemain asing Asia, pesaing Amat cuma Shane Lowrey. Hanya saja, Amat belum mempunyai paspor Indonesia, sehingga dianggap sebagai pemain asing non-Asia. Berdasarkan regulasi di LCA, setiap tim hanya boleh menurunkan tiga pemain asing non-Asia, satu satu lagi berasal dari anggota konfederasi sepakbola Asia (AFC).
Peluang Amat tampil di laga lusa bergantung kepada kesediaan pelatih Hector Bidoglio menyingkirkan dua pemain asing non-Asia demi memberi kesempatan kepada pria berusia 30 tahun itu untuk tampil.
Di lain sisi, paspor Indonesia menjadi kunci bagi Amat untuk memperkuat JDT di MSL. Sebab, ia bisa mengisi kuota pemain asal Asia Tenggara di hari pertandingan.
Sementara itu, wakil La Liga di Malaysia, Adrian Prol Vazquez menyatakan, Amat telah mengambil keputusan tepat dengan JDT. Menurut Vazquez, selain mempunyai fasilitas berkelas dunia, Harimau Selatan juga mempunyai proyek pembangunan sepakbola yang cukup baik.
“Saya setuju dengan keputusan dia untuk pindah ke JDT. Saya berkesempatan mengunjungi JDT sekitar empat tahun lalu, dan sangat terkesan dengan fasilitas klub yang modern dan canggih dibandingkan dengan beberapa klub di Eropa,” ucap Vazquez dikutip laman Harimau Malaya.
“Mereka juga mempunyai proyek pengembangan sepakbola akar rumput yang cukup bagus. Jadi, saya pikir JDT adalah tempat terbaik untuk pemain, dan juga untuk bermain sepakbola.”
