LIPUTAN ABI YAZID DARI MALANGIkuti di twitter
Sosok Danny Guthrie di lini tengah Mitra Kukar mendapat perhatian Joko Susilo. Pelatih Arema FC ini menilai Guthrie bisa memberikan ancaman saat bentrok di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (24/3) sore WIB.
Joko mengatakan, ia tidak akan meremehkan Mitra Kukar, kendati Arema memiliki rekor yang cukup baik. Kemenangan 3-1 di turnamen Piala Gubernur Kaltim tak akan memberikan perbedaan.
“Mitra Kukar dan Arema sudah sama-sama tahu, karena bertemu di Piala Gubernur Kaltim. Tapi waktu itu mereka tanpa playmaker asing, mungkin nanti sudah dimainkan. Saya pikir kekalahan akan membuat mereka mempersiapkan taktik lebih baik dan baru. Jadi Arema harus antisipasi itu,” terang Gethuk, sapaan Joko.
“Bisa jadi mereka akan lebih kuat dibandingkan dulu. Saya tidak akan sampaikan apa evaluasi kami untuk Mitra, yang jelas semuanya sudah dipersiapkan. Pemain berkualitas adalah ancaman bagi Arema. Tetapi sepakbola dimainkan 11 orang, sehingga kami menganggap semuanya berbahaya dan tidak ada masalah.”
Sementara itu, Arema terus mengasah mesin perangnya. Selama seminggu terakhir Gethuk memindahkan lokasi latihan di Stadion Kanjuruhan. Dengan kondisi nyata, Gethuk ingin latihan taktik dan strategi berjalan sebagaimana aslinya.
“Alhamdulillah semua berjalan dengan kami. Tadi ada latihan taktikal dan penyelesaian. Kami berlaga di kandang, maka kami akan berusaha dengan sangat keras untuk memenangkan pertandingan, meskipun tadi tanpa Balsa [Bozovic] karena harus mengurus surat di Singapura,” ucap Gethuk.
“Kami mengasah kemampuan semuanya, dari perekik langsung ataupun umpan, dan beberapa kombinasi taktik untuk membongkar pertahanan lawan.” (gk-48)



