Joko Susilo - Arema CronusWearemania

Joko Susilo Lancarkan Gerakan Tutup Mulut


LIPUTAN  ABI YAZID  DARI MALANGIkuti di twitter


Pelatih Arema FC Joko Susilo mengambil sikap enggan memberikan komentar kepada media mengenai persiapan tim menghadapi rangkaian turnamen pramusim maupun persiapan menuju Liga 1 2018.

Kondisi ini berbanding terbalik dari sebelumnya. Joko menolak diwawancara setelah menjalani latihan. Semua wawancara harus melalui media officer Sudarmaji.

Kepanikan sepertinya sedikit melanda Gethuk, sapaan Joko. Bisa jadi ini terkait dengan target delapan pertandingan awal yang dibebankan manajemen. Kabarnya Gehtuk diberi kesempatan lebih dulu, karena jajaran direksi menginginkan pelatih asing.

“Mungkin ini menjadi hal baru di Arema, pada rapat internal pelatih menginginkan dirinya fokus. Karena itu sebagai media officer kami memberikan proteksi kepada pelatih dengan kemudian memfasilitasi media apabila ingin wawancara langsung kepada saya saja,” terang Sudarmaji.

“Kami menghormati teman-teman yang ingin mencari informasi, tetapi juga menghormati kemauan pelatih yang sedang butuh fokus dan konsentrai membangun tim Arema. Untuk sementara waktu tidak melayani pertanyaan media di lapangan.”

“Saya pikir Joko mendapatkan ilmu baru yang didapatkan dari kursus kepelatihan lisensi A AFC di Thailand lalu, sehingga dirinya menata komunikasi dengan awak media.”

Sudarmaji mencoba meredam nada sumbang dari awak media. Sebagai media officer dirinya juga meminta Gethuk menyelenggarakan jumpa pers setiap tengah pekan untuk melakukan evaluasi dari latihan atau yang lain.

“Kesempatan bicara dengan pelatih tetap ada, kami sangat butuh media dan kami tidak menghalang-halangi media sehingga ada waktu seminggu sekali bertemu dengan pelatih. Sesuai kesepakatan tadi pada hari Rabu kita akan gathering. Di sana nanti media bisa memberikan saran,” tegasnya.

Sementara itu, pada sesi latihan Arema. Materi fisik masih terlihat di lapangan. Nama baru yang datang hari ini adalah kiper Joko Ribowo. Kehadiran Joko membuat kuota kiper Arema saat ini sudah pas. Sebelum Joko, Arema sudah mempunyai Kurniawan Kartika Aji, Utam Rusdiana, Andriyas Francisco (Arema U-17).

“Saya sudah melakukan komunikasi dengan manajemen Arema, tinggal tanda tangan kontrak saja,” terang mantan pemain Mitra Kukar itu. (gk-48)

Footer Goal Indonesia Instagram
Iklan