OLEH DONNY AFRONI & ABI YAZID
Pelatih Arema FC Joko Susilo mengaku kecewa dengan keputusan Bali United mundur dari turnamen Piala Gubernur Kaltim (PGK), karena bisa menjadi tolak ukur yang bagus bagi Singo Edan.
Bali United memilih mundur dari PGK dengan alasan berkonsentrasi menghadapi Piala AFC 2018 melawan klub Filipina Global Cebu. Berdasarkan drawing, Bali United masuk ke Grup A bersama Arema, Mitra Kukar, dan Borneo FC. Tempat Bali United akhirnya diisi PSIS Semarang.
“Bukannya kami sok, tapi ini sasaran kedua untuk melihat bagaimana perkembangan tim dari Piala Presiden kemarin. Kami lebih senang menghadapi tim yang belum pernah bertemu sebelumnya,” ujar Gethuk, sapaan Joko, dikutip laman Wearemania.
Kendati demikian, Gethuk tidak mempermasalahkan pergantian Bali United ke PSIS. Sebelumnya, Arema sudah empat kali bertemu PSIS, baik laga uji coba maupun Piala Presiden.
“Tidak masalah kalau lawan berubah. Justru saya pikir PSIS lebih kuat, karena mereka bisa mengalahkan Bali United di Gianyar. Selain itu, walaupun kami sudah menang tiga kali. Tetap tidak akan mudah melawan mereka, karena saya yakin mereka sudah memperbaiki diri,” urai Gethuk.
Arema bertolak ke Kalimantan tanpa empat pemain yang dipanggil timnas Indonesia, yaitu Nur Hardianto, Hanif Sjahbandi, Bagas Adi Nugroho, dan Kurniawan Kartika Aji. Keempat pemain tersebut bisa datang ke Samarinda jika Arema lolos ke babak selanjutnya.
“Kami siapkan tim dengan pemain yang ada. Jika hari ini tanpa pemain timnas, ya berarti kami harus siap bermain tanpa mereka di pertandingan besok. Ini situasional yang bisa saja terjadi di kompetisi resmi nanti. Jadi tidak masalah, karena kami tetap memburu hasil terbaik,” ujarnya.
Sementara itu, penggawa Arema berkunjung ke pondok pesantren (Ponpes) Darul Musthofa di Desa Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, meminta doa menyambut PGK dan Liga 1 2018.
“Makin dekatnya rencana Liga 1 diputar sekaligus mendoakan keberangkatan tim ke Kaltim, tim Singo Edan bersilaturahmi sekaligus mengajak berdoa para santri pesantren,” ujar media officer Sudarmaji.
“Harapannya, agar Arema dalam perjalanannya mengikuti turnamen, dan kompetisi nanti selalu diberikan keberuntungan, kemenangan, prestasi dan kesuksesan.”
