Wakil ketua umum PSSI Joko Driyono, tak bisa menghadiri panggilan dari penyidik Satgas Anti Mafia Bola. Ia pun meminta tim bentukan Kepolisian Republik Indonesia tersebut mengatur ulang jadwal panggilannya.
Pria yang karib disapa Jokdri tersebut menyatakan telah menyampaikan alasan tak bisa memenuhi panggilan tersebut. Hal ini karena ia harus mempersiapkan Kongres Tahunan PSSI di Bali, pada 20 Januari 2019.
"Berhubung besok terbang ke Bali untuk kongres, saya pun mengajukan penjadwalan ulang pemeriksaan," kata Jokdri ketika dihubungi wartawan.
"Sebetulnya, jadwal pemanggilan saya itu juga Jumat [18 Januari]. Tapi, sudah saya reschedule menjadi Kamis 24 Januari pukul 11:00 WIB," ia menambahkan.
Pernyataan yang disampaikan Jokdri dibenarkan Kepala Biro Penerangan Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. Menurutnya, pria asal Ngawi tersebut telah memberitahukan pemunduran waktu panggilan itu kepada pihaknya.
"Satgas Anti Mafia Bola sudah mendapat surat resmi dari PSSI untuk saudara Joko, waketum PSSI, dia minta pengunduran tanggal 24 Januari," ucap Dedi.
Selain Jokdri, seharusnya Papat Yunisal selaku anggota komite eksekutif (Exco) PSSI juga dipanggil Satgas Anti Mafia Bola. Akan tetapi, jadwal pemanggilan tersebut juga diundur karena Kongres Tahunan PSSI.
a
Goal Indonesia