Joe Hart mendesak Inggris untuk tampil lebih menggigit di lini depan jika ingin melangkah jauh di Piala Eropa 2016.
Skuat Roy Hodgson angkat kaki lebih awal di Piala Dunia dua tahun silam setelah tersingkir di babak penyisihan grup menyusul kekalahan dari Italia dan Uruguay sebelum imbang dengan Kosta Rika.
Karena itulah, Hart meminta The Three Lions meningkatkan penampilan demi menjaga asa melaju lebih jauh di Prancis.
“Bermain standar saja kadang tidak cukup,” kata Hart dalam konferensi pers jelang laga pembuka versus Rusia.
“Kami harus benar-benar 'kejam' di kedua ujung lapangan. Ini mungkin hal yang paling menonjol di dua pertandingan ketika kami kalah di Piala Dunia. Kami seharusnya bisa dengan mudah menggapai kemenangan tapi ternyata tidak.”
Inggris termasuk salah satu tim dengan skuat minim pengalaman di kompetisi jika dilihat dari jumlah cap para pemain, namun kehadiran pemain muda seperti Eric Dier, Dele Alli dan Marcus Rashford memberikan optimisme kepada fans yang sudah lama menantikan gelar di turnamen mayor.
Meski demikian, Hart menilai masuknya bakat-bakat anyar tidak lantas membuatnya lebih percaya diri dari sebelumnya.
“Saya pergi ke setiap turnamen dengan kepercayaan diri di grup pemain dan merasa kami sudah siap,” imbuhnya.
“Bagi saya mengatakan ini sangat berbeda akan sulit. Tapi mereka telah pergi. Mereka ada di masa lalu. Ini adalah yang baru. Para pemain baru. Kami segar dan siap dan kami akan memberikan segalanya.
“Kami memiliki dukungan yang dibutuhkan, sekarang giliran kami tampil di lapangan,” Hart menyudahi.


