Gary Neville membeberkan bahwa Manchester United mengabaikan sarannya untuk membeli Joao Cancelo, dan kini harus kena batunya setelah Manchester City mencaplok bintang Portugal itu dengan harga £60 juta.
Pemain serbabisa itu membuat Neville kepincut saat masih menangani Valencia pada musim 2015/16.
United disarankan untuk memburunya, tetapi Cancelo menyebrang ke Juventus pada 2018 sebelum berakhir di rival sekota, City, setahun kemudian, dan menjadi pilar penting pasukan Pep Guardiola.
Neville berkisah pada podcast-nya untuk Sky Sports soal mengapa Cancelo bisa menjadi pembelian jitu bagi Setan Merah: "Saya melatihnya saat ia masih amat muda di Valencia, tetapi talenta luar biasanya sangat terlihat."
"Saya menelepon ke Inggris, Anda bisa bayangkan klub mana yang saya maksud, [dan berkata], 'jika harus membeli pemain muda, dialah orangnya!'."




"Dia dan Andre Gomes, menurut saya, adalah talenta luar biasa yang bakal sukses di Liga Primer. Andre mengalami cedera parah yang menghentikan kemajuannya."
"Tetapi menurut saya pendidikan yang Joao Cancelo enyam di Italia bakal bagus untuknya. Saya rasa Italia menempa Anda dari sudut pandang pertahanan."
"Saat City menebusnya dengan harga £60 juta, satu-satunya hal yang membuat saya ragu adalah bagaimana City mesti menggelontorkan £60 juta untuk full-back lagi mengingat mereka sudah punya pemain-pemain mahal di posisi tersebut. Soal seperti apa sang pemain, tak ada keraguan."
"Ia mesin atletis! Pelari yang brilian, pembawa bola yang anggun, ia juga bocah yang tangguh. Ia kuat, berani bertahan, memengaruhi laga lewat bertahan dan menyerang. Ia sukses... memenuhi potensinya. Sebagai manusia, saya sangat bahagia untuknya."
<blockquote class="twitter-tweet"><p lang="en" dir="ltr">Trent Alexander-Arnold vs Atletico Madrid: 🅰️🅰️<br><br>Joao Cancelo vs Club Brugge: 🅰️🅰️🅰️<br><br>𝗠𝗼𝗱𝗲𝗿𝗻 𝗱𝗮𝘆 𝗮𝘁𝘁𝗮𝗰𝗸𝗶𝗻𝗴 𝗳𝘂𝗹𝗹𝗯𝗮𝗰𝗸𝘀 ✨ <a href="https://t.co/eYYydsfRSb">pic.twitter.com/eYYydsfRSb</a></p>— Goal (@goal) <a href="https://twitter.com/goal/status/1456225588759433217?ref_src=twsrc%5Etfw">November 4, 2021</a></blockquote> <script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script>
Cancelo memang dipaksa berebut tempat di Etihad karena ia memang dibeli Guardiola untuk menambah kedalaman full-back.
Namun ia menunjukkan bahwa ia juga bisa mengisi lini tengah, sembari menjadi sumber gol dan assist yang dapat diandalkan dari sayap.
Pemain 27 tahun itu sudah mencetak dua gol dari 17 laga musim ini, dan mengemas lima assist – dengan tiga darinya adalah saat menghajar Club Brugge 4-1 di Liga Champions, 3 November kemarin.
