Situasi Lionel Messi diyakini oleh calon presiden Barcelona Joan Laporta bisa diubah.
Messi, legenda hidup sepakbola Argentina, mengejutkan dunia ketika meminta pergi dari Camp Nou pada musim panas lalu namun setelah pergulatan transfer, pada akhirnya dia bertahan.
Akan tetapi kontrak Messi akan berakhir di akhir kompetisi nanti dan masa depan superstar berusia 33 ini masih diragukan, namun sejumlah pihak juga meyakini perubahan kepemimpanan di Catalan bakal bisa mengubah pendiriannya.
Salah satu masalah adalah finansial yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19. Pada bulan lalu calon presiden Toni Freixa mengatakan Messi harus menurunkan nilai kontraknya.
Dan Laporta yang ingin menjabat lagi sebagai presiden Blaugrana berharap masalah finansial klub sekaligus masa depan Messi bisa diselesaikan.
"Ada dua situasi yang terjadi akibat dari manajemen yang buruk. Situasi yang kemudian diperparah oleh Covid, namun kekeliruan manajemen telah berujung pada kondisi Leo seperti sekarang," kata Laporta di AS.
"Kedua situasi tersebut bisa diselesaikan. Kondisi klub dan masalah Leo, semoga saja."
"Saya pikir hal terpenting adalah Leo mengatakan bakal menunggu presiden yang baru sebelum mengambil keputusan, setelahnya dia bersedia mendengarkan tawaran Barca."
"Mereka mengatakan bersedia menunggu hingga akhir musim. Saya memilih bersikap positif dan saya pikir situasi sekarang sangat positif."
Pada 2008, Barcelona menjual Ronaldinho dan Deco tetapi setelah pertemuan dengan Laporta Messi bertahan berdasar pada ambisi klub dan statusnya sebagai anggota tim penting.
Ditanya apa saja hal yang akan disampaikan pada Messi, Laporta menjawab semua tergantung pada hasil pemilihan presiden.
"Untuk menjawab pertanyaan itu, saya harus terlebih dahulu menjadi presiden agar bisa melihat kemungkinan apa yang dimiliki oleh klub untuk menyodorkan tawaran yan bagus," imbuhnya.
"Kemudian faktor sepakbola yang kompetitif juga masuk hitungan. Keputusan Leo bukan berdasar pada uang, dia menginginkan Barca."
"Kemudian yang benar-benar dia inginkan adalah juara LaLiga dan Liga Champions. Di situlah permasalahan utamanya. Kami harus membuat proposal yang kompetitif."


