Joachim Low menegaskan tidak akan ada solidaritas antara Prancis dan Jerman, meski ia merasa bersyukur atas simpati yang ditujukan kepada para pemainnya di malam ketika Paris mendapat serangan teror tahun lalu.
Para penggawa Jerman tentu masih ingat betul ketika serangkaian serangan teror terjadi di ibu kota Prancis pada 13 November 2015, salah satunya di depan Stade de France, di mana Les Bleus menjamu juara dunia dalam pertandingan persahabatan.
Saat akhir pertandingan, skuat Jerman bakal mendapat pengawalan ketat saat meninggalkan stadion, namun mereka memutuskan tetap di stadion hingga keesokan harinya, sementara skuat Prancis pun menolak hengkang sampai pasukan Low benar-benar pulang dengan selamat.
“Prancis sangat membantu kami sebisa mereka di malam itu. Mereka menunggu kami meninggalkan stadion, mereka mempedulikan kami dan itu menunjukkan hubungan baik antara pemain yang saling mengenal, yang bermain bersama-sama di klub mereka," ujar Low.
“Tapi rivalitas di semi-final sungguh besar. Kedua tim ingin melenggang ke final jadi hal ini tidak akan terjadi pada Kamis.
“Kami sangat mengapresiasi tim Prancis setelah apa yang terjadi pada malam itu karena mereka sangat membantu.”
