Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

JOACHIM LOW GERMANY CZECH REPUBLIC WC QUALIFICATION 08102016Getty Images

Joachim Low Puas Jerman Bermain Imbang Kontra Inggris


OLEH DIMAS PANJI SETYADI

Joachim Low mengatakan perfroma Jerman tidak buruk setelah sang juara dunia bermain imbang 0-0 kontra Inggris dalam laga uji coba.

Meski tidak ada gol yang tercipta, penyerang Jerman Leroy Sane tampil impresif dalam laga tersebut.

Dilihat dari susunan pemain yang diturunkan pelatih dari kedua tim nampak sama-sama melakukan eksperimen yang menarik. Bek RB Leipzig Marcel Halstenberg melakoni debutnya di tim senior Jerman.

Sementara Ilkay Gundogan tampil untuk pertama kalinya setelah absen satu tahun dan rekan setimnya di Manchester City Sane menjadi andalan di lini depan Jerman, dua tembakannya di babak pertama membentur tiang sementara peluang Timo Warner masih bisa digagalkan kiper debutan Inggris Jordan Pickford. 

"Kedua tim sangat fokus malam ini sehingga teroganisasi dengan baik di atas lapangan dan tidak bisa diserang balik oleh lawannya. Saya pikir Anda bisa melihat ini sebagai laga yang sangat bagus," ujar Low usai laga seperti dikutip dari Goal Internasional.

"Nevertheless, in the first half we had good chances in attack. Three or four very good chances, where we finalised our attacks - that was good in the first half.

"Performa tim kami baik-baik saja, Marcel Halstenberg melakukan tugasnya dengan sangat baik, itu tidak mudah setelah hanya menjalani dua sesi latihan yang pendek bersama tim dan disaksikan 90.000 penonton di Wembley."

"Ilkay Gundogan bermain bagus, Anda bisa merasakan kualitas hebatnya, dia butuh beberapa laga untuk menemukan kembali ritme bermain. Sane melakukan beberapa pergerakan yang bagus di lini depan, Timo Werner juga. Mats Hummels solid di lini belakang."  

"Kami harus ingat, dengan pandangan tertuju ke Piala Dunia, kami ingin melakukan perubahan dengan cepat usai memenangi perebutan bila dan ingin mencetak gol dengan dinamisme yang hebat."

"Kami telah menjadi tim yang banyak menguasai bola. Kami terlalu lama menguasai bola. Anda harus mengubah permainan dengan cepat saat menghadapi tim-tim bagus," ungkap pelatih berusia 57 tahun yang telah menjadi pelatih kepala timnas Jerman sejak 2006 tersebut.

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google