Joachim Low Germany 2020-21Getty Images

Joachim Low: Jerman Berada Di Grup Yang Gila

Pelatih Jerman Joachim Low mengungkapkan bahwa timnya berada di grup yang sulit, dengan juara bertahan Portugal, juara Piala Dunia Prancis dan penantang lainnya Hongaria.

Pria berusia 61 tahun itu menuntut timnya untuk memberikan segalanya dan tidak boleh melakukan kesalahan agar mampu meraih hasil maksimal di pertandingan-pertandingan berat yang akan mereka jalani.

Dengan adanya Portugal dan Prancis, pelatih Jerman itu mengungkapkan kekaguman kepada dua tim tersebut karena memiliki kekuatan yang luar biasa dan berisikan pemain bintang dari berbagai klub di liga top Eropa.

Apa yang dikatakan Low?

"Menghadapi lawan-lawan ini [Portugal, Prancis dan Hongaria], Anda harus memberikan segalanya, Anda tidak boleh membuat kesalahan. Jika konsentrasi Anda tidak maksimal, mereka akan memanfaatkan celah itu tanpa ampun," ungkap Low dilansir dari Marca.

"Pertahanan kami harus kompak. Tanpa kehilangan dorongan untuk menyerang, kami harus melakukan transisi dengan baik."

"Para pemain sangat ambisius dan ingin mencapai hasil yang maksimal. Ada catatan baik yang dibuat oleh tim."

Ditanya tentang kekuatan lawannya, Low menjawab: "Kami mengenal Prancis sangat baik. Mereka adalah tim terbaik di dunia karena mampu beradaptasi dengan lawan."

"Mereka sangat fleksibel. Para pemain Prancis memiliki kualitas individu yang luar biasa dan sulit diprediksi."

"Sementara itu, Portugal memiliki kekuatan serangan yang hebat dan bermain di level yang sangat tinggi sejak 2016. Mereka merupakan tim yang berisikan pemain dengan beragam kemampuan dan berkualitas."

Persiapan Jerman di Euro 2020

Meski berhasil menjuarai Piala Dunia 2014 dan melaju hingga semi-final Euro 2016, Jerman gagal total di Piala Dunia terakhir. Tim asuhan Low bahkan tak mampu lolos dari fase grup setelah hanya menjadi juru kunci Grup F.

Dengan keputusan Low untuk melepaskan jabatannya sebagai pelatih kepala timnas Jerman setelah Euro 2020 selesai, tentu saja dia ingin kompetisi terakhirnya bersama Der Panzer berakhir dengan hasil yang memuaskan.

Di edisi kali ini, Low memanggil kembali nama Mats Hummels dan Thomas Muller untuk menambah amunisi Jerman dalam usaha mereka menjadi juara Eropa.

Jerman harus memenangkan laga pembuka melawan Prancis, Rabu (16/6), agar bisa menjadi modal penting untuk bertarung dengan Portugal tiga hari kemudian dan diakhiri melawan Hongaria.

Iklan