Sensasi Messi Jepang
(C) Getty Images for DAZNStadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta bakal menjadi saksi awal kebesaran salah satu talenta menjanjikan Jepang, Takefusa Kubo.
Mendapat kepercayaan tampil di ajang bertajuk J.League Asia Challenge, gelandang serang berusia 16 tahun tersebut sukses tampil impresif dan menjaringkan sepasang gol yang menandai kemenangan FC Tokyo atas kampiun Indonesia, Bhayangkara FC dengan skor 4-2.
Jika mampu menjaga konsistensi permainannya sepanjang tahun ini bersama skuat FCT, bukan tak mungkin remaja yang pernah menimba ilmu di akademi La Masia Barcelona tersebut akan menjadi salah satu bintang terbesar Jepang di masa depan.
SIMAK: 'Messi Jepang' Bantu FC Tokyo Atasi Bhayangkara
Dua Stadion Berganti Nama
Getty ImagesGelaran J.League musim 2018 diwarnai dengan pergantian nama dua stadion milik Kashiwa Reysol dan Renofa Yamaguchi yang dilakukan atas dasar kerjasama dengan pihak sponsor.
Markas kebesaran Kashiwa yang biasa dikenal dengan nama Hitachi Kashiwa Stadium dalam kiprah mereka di J1, berganti nama menjadi SANKYO FRONTIER Kashiwa Stadium, sesuai dengan ikatan kontrak yang berlaku hingga 2020.
Sedangkan durasi kontrak penamaan yang lebih lama, yakni hingga 2022, telah diteken oleh Renofa. Jika biasanya bernama Ishin Memorial Park Stadium, maka tahun ini berubah menjadi Ishin Me-Life Stadium.
Perkenalan Theerathon

Theerathon Bunmathan resmi menjadi penggawa anyar klub J.League, Vissel Kobe setelah diperkenalkan kepada publik Jepang.
Sang penggawa internasional Thailand meningalkan Muangthong United di Thai League T1 pada Januari ini untuk bergabung dengan Vissel, klub berjuluk Ushi tersebut, secara pinjaman selama satu tahun.
"Bermain di J.League adalah salah satu mimpi saya, demi meningkatkan kualitas diri sendiri dan juga tim nasional," ujar Theerathon.
Ia merupakan bintang ternama ketiga asal Thailand yang hijrah ke J.League tahun ini, menyusul jejak Chanathip Songkrasin di Consadole Sapporo dan Teerasil Dangda di Sanfrecce Hiroshima.
SIMAK: Vissel Kobe Resmi Perkenalkan Theerathon Bunmathan
Kashiwagi, Kapten Baru Urawa
(C)Getty Images for DAZNYosuke Kashiwagi resmi akan menjalani jabatan sebagai kapten tim baru Urawa Red Diamonds dalam mengarungi kampanye J.League tahun ini.
Gelandang berusia 30 tahun tersebut menggantikan peran yang sebelumnya diemban rekan seniornya, Yuki Abe yang telah mengenakan ban kapten sejak 2012 lalu.
Kashiwagi, yang juga merupakan penggawa internasional Jepang, sudah berkostum Reds selama tujuh tahun terakhir, sejak bergabung dari Sanfrecce Hiroshima pada 2010 dan telah mencatatkan 257 penampilan di J.League bagi Urawa.
Pesona Miki Sato
©Goal JapanJ.League tahun ini akan kembali dimeriahkan dengan kehadiran Miki Sato yang kembali menjalankan perannya sebagai 'J.League Women's Manager'.
Jabatan tersebut bukanlah merupakan peramu taktik di atas lapangan, melainkan sebagai duta liga yang bertugas untuk mempromosikan kompetisi sepakbola profesional Jepang. Peran ini sudah dimulai sejak 2011 lalu.
Miki Sato, yang berprofesi sebagai model, sudah menjalani peran tersebut sejak 2015 lalu dan selama dua tahun tersebut wanita berusia 24 tahun tersebut dinilai menjalankan tugasnya dengan baik setelah menuntaskan kunjungan ke 54 stadion klub J.League.
Ada pun sebelum Miki Sato, kedudukan sebagai manajer wanita J.League juga pernah dijalani oleh artis muda Jepang lainnya, yakni Rika Adachi.
