Tim nasional Argentina bersiap menghadapi Swiss, Minggu dini hari mendatang, di perempat final Piala Dunia 2026.
Juara bertahan ini berhasil melaju ke babak delapan besar setelah meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Mesir, sementara Swiss lolos berkat adu penalti melawan Kolombia.
"Surat Kabar AS" melaporkan bahwa kapten Lionel Messi dan pelatihnya, Lionel Scaloni, merupakan duet yang nyaris tak terkalahkan; sejak karier mereka bersatu bersama tim Tango, mereka hanya kalah dalam satu pertandingan sistem gugur di Piala Dunia dan Copa América.
Kekalahan tersebut terjadi pada 2 Juli 2019, ketika Argentina dikalahkan Brasil dengan skor 0-2 di semifinal Copa América.
Sejak saat itu, timnas Argentina telah meraih 12 kemenangan beruntun di babak gugur Piala Dunia dan Copa América.
Kekuatan timnas Argentina dalam pertandingan sistem gugur didukung oleh catatan mencolok lainnya, yaitu mereka belum pernah kalah dalam pertandingan yang ditentukan melalui adu penalti sejak 26 Juni 2016, saat mereka kalah di final Copa América melawan Chili di bawah asuhan pelatih Tata Martino.
Pertandingan tersebut berakhir imbang tanpa gol, sebelum Chili menang 4-2 melalui adu penalti, setelah Messi dan Lucas Biglia masing-masing gagal mengeksekusi tendangan penalti untuk Argentina.
Dari 12 kemenangan yang diraih Argentina di bawah asuhan Scaloni pada babak gugur, 4 di antaranya diraih melalui adu penalti, yang paling menonjol adalah kemenangan atas Prancis di final Piala Dunia 2022.


