Euro 2020 Top 100 Toni KroosGetty Images

Jerman Tak Biarkan Kylian Mbappe Leluasa

Gelandang Jerman Toni Kroos menilai ujung tombak Prancis Kylian Mbappe bisa menjadi ancaman serius bila dibiarkan leluasa saat kedua tim bentrok dalam pertandingan perdana mereka di Grup F, Rabu (16/6) dinihari WIB, di Stadion Football Arena.

Bersama klubnya, Paris Saint-Germain, Mbappe memperlihatkan ketajamannya dengan melesakkan 27 gol. Namun bersama tim nasional, Mbappe belum memperlihatkan sinarnya, karena kalah bersaing dengan barisan penyerang lainnya.

Kendati demikian, Kroos tetap menganggap Mbappe sebagai pemain berbahaya di Prancis. Duetnya dengan Karim Benzema dapat mendatangkan malapetaka bila tidak diawasi secara serius.

“Kami akan selalu bermain bagus sebagai sebuah tim. Jika salah melakukan penjagaan atau tekel yang salah, kami akan kesulitan menghadapi tim manapun. Selama kami bermain sebagai satu unit, tidak ada masalah dengan karakter individu pemain,” ujar Kroos dikutip laman resmi federasi sepakbola Jerma (DFB).

“Melawan Prancis, kami harus bisa menguasai bola sebanyak mungkin, dan jangan terlalu sering kehilangan bola. Jika Mbappe bisa lolos, akan sangat sulit untuk menghentikan dia.”

Duel melawan Prancis juga akan mempertemukan Kroos dengan rekannya di Real Madrid, Karim Benzema. Menurutnya, kehadiran Benzema di skuad Prancis makin menambah kekuatan daya gedor lawan.

“Saya tentu tidak ada masalah kalau dia dimainkan di pertandingan kedua dan selanjutnya,” seloroh pemain berusia 31 tahun itu.

“Saya sangat mengetahui dia, dan saya tahu betapa bagusnya dia, dan mendapatkan musim yang bagus. Dia menambah kekuatan Prancis di lini depan makin berbahaya. Tapi saya percaya dengan pertahanan kami. Kami akan menghadapi dia sebagai sebuah tim.”

Kroos menambahkan, skuad Jerman sudah siap menghadapi pertandingan perdana mereka. Menurutnya, pemain sering berdiskusi dengan pelatih Joachim Low terkait taktik yang digunakan untuk meredam Prancis.

“Saya menatap pertandingan pertama ini dengan kondisi bagus. Kami sudah bekerja keras sebagai sebuah tim dalam dua pekan terakhir, dan mengalami peningkatan. Tapi kami masih perlu beberapa perbaikan,” ucap Kroos.

“Pemain rutin berdiskusi dengan pelatih. Itu yang membuat dia memahami tim ini, baik di dalam maupun di luar, serta menyaring ide taktiknya. Pada akhirnya, semua bergantung kepada keputusan dia mengenai sistem permainan kami.”

Iklan