Pelatih timnas Jerman, Joachim Low, kecewa berat setelah timnya tersingkir sejak dini pada turnamen terakhirnya sebagai juru taktik Der Panzer.
Jerman dikandaskan Inggris dengan skor 2-0 pada babak 16 besar Euro 2020 di Wembley, Selasa (29/6).
Gol kemenangan sang rival masing-masing dicetak oleh Raheem Sterling pada menit ke-75 dan Harry Kane di menit ke-86.
Jerman sebetulnya menguasai laga dengan catatan penguasaan bola 52 persen. Terlepas dari penampilan oke kiper Jordan Pickford, Die Mannschaft memiliki dua peluang emas atas nama Timo Werner dan Thomas Muller.
Werner bisa saja mengantar Jerman unggul sejak babak pertama. Menerima operan Kai Havertz, sepakannya dari dalam kotak penalti pada menit ke-32 gagal melewati Pickford.
Frank Augstein/Getty ImagesMuller tidak lebih baik. Kembali menerima bola dari Havertz seturut kesalahan Sterling dan tinggal berhadapan dengan Pickford, sepakannya justru melebar pada menit ke-81.
“Ini adalah kekecewaan besar bagi kami semua. Kami berharap bisa melangkah lebih jauh pada turnamen ini dan tim memiliki kepercayaan yang tinggi,” ucap Low dalam sesi jumpa pers pasca-laga.
“Dalam pertandingan seperti ini sangat penting untuk memaksimalkan peluang sekecil apapun yang Anda dapatkan,” tutur pelatih yang telah menangani Jerman sejak 2006 itu.
“Sayangnya, Timo Werner dan Thomas Muller gagal mengonversi peluang [bersih] mereka, jadi rasanya sangat buruk kami tersingkir,” tambahnya.
Dengan hasil ini, Inggris sekaligus menuntaskan dendam 11 tahun lalu ketika disingkirkan Jerman 4-1 pada babak 16 besar Piala Dunia 2010.
Kala itu, laga diwarnai keputusan kontroversial wasit saat bola hasil sepakan Frank Lampard yang telah melewati garis gawang tidak disahkan.
Adapun pada perempat-final, Inggris akan menghadapi Ukraina di Stadion Olimpico, Roma, Minggu (4/7) pukul 02:00 dini hari WIB.


