Ilkay Gundogan tak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya setelah Jerman takluk secara mengejutkan di tangan Macedonia Utara, Kamis (4/1), dalam kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa.
Dalam laga yang digelar di Duisburg itu, juara dunia empat kali itu takluk 2-1 di kandang sendiri setelah gol-gol Goran Pandev dan Eljif Elmas hanya mampu dibalas sekali oleh penalti Gundogan.
Ini menandai kekalahan pertama Jerman di kualifikasi Piala Dunia sejak kekalahan 5-1 dari Inggris pada September 2001. Melihat status Jerman dan Macedonia Utara yang jomplang, Gundogan pun merasa kekalahan ini sangat sulit diterima.
"Kami seharusnya tidak membiarkan hali tu terjadi," kata Gundogan di laman resmi Federasi Sepakbola Jerman (DFB).
"Macedonia Utara kurang lebih hanya dua kali berada di kotak penalti kami, dan kami membiarkan mereka begitu saja."
"Kami mencoba untuk membuat peluang demi peluang, tapi kami hanya bisa mencetak gol satu. Cara kami kebobolan juga sangat buruk," sesal gelandang Manchester City itu.
Pelatih Joachim Low juga menyuarakan kekecewaannya setelah kekalahan pahit di tangan tim berperingkat 65 dalam ranking FIFA itu.
"Kami sangat kecewa. Kami terlihat sangat kelelahan hari ini. Tidak ada energi untuk bermain dan kami terlalu banyak membuat kesalahan dalam menyerang," kata Low.
"Ketika kami menggulirkan bola dengan cepat, kami terlihat berbahaya. Namun, lawan kami duduk bertahan sangat dalam di belakang dan kami tidak bisa menemukan cara untuk mendobraknya."
"Pada akhirnya, yang tersisa hanyalah kekecewaan," tandas Low yang akan mundur dari timnas Jerman di musim panas ini selepas Euro 2020.
Di dua laga kualifikasi sebelumnya, Jerman mampu mengalahkan Islandia dan Rumania. Dengan kekalahan ini, Jerman harus tergusur ke peringkat kedua di Grup J dan terpaut tiga poin dari Armenia.
