FW_Mitchell Duke(C)Getty Images

Jelang Piala Dunia, Pemain Australia Ogah Bicara Hal Di Luar Sepakbola

Penyerang Australia Mitchell Duke menegaskan skuad Socceroos enggan membahas permasalahan di luar sepakbola menjelang bergulirnya Piala Dunia 2022 di Qatar pada akhir pekan ini.

Qatar dihantam berbagai isu dalam beberapa pekan terakhir menjelang Piala Dunia, terkait perlakukan terhadap imigran, wanita, serta lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).

Duke mengatakan, penggawa Australia sudah tidak memikirkan hal itu lagi, karena isu tersebut sudah ramai dibicarakan sejak beberapa waktu lalu. Duke menegaskan, Australia kini hanya memfokuskan diri melakukan persiapan menghadapi Piala Dunia.

“Sejujurnya saya pikir kami sudah mengatur waktu dengan baik terkait dengan apa yang [ramai] dibicarakan. Kami telah melakukan itu sebelum kami semua datang ke kamp. Begitu kami datang [di Doha], prioritas utama kami hanya untuk fokus kepada sisi sepakbola,” tutur Duke dikutip laman AFP.

“Jadi apa yang kami katakan dalam video itu sudah dibahas, apa yang harus didengar, dan sekarang kami hanya berurusan dengan sepakbola.”

“Kami memiliki pekerjaan tertentu di sini, di Piala Dunia, untuk mewakili Australia, dan melakukan pekerjaan kami, sehingga pada dasarnya itu adalah prioritas utama kami sekarang.”

Australia bertekad menorehkan hasil positif, setidaknya seperti di Piala Dunia 2006 ketika mereka berhasil lolos dari fase grup. Australia akan menghadapi juara bertahan Prancis pada pertandingan pertama Grup D pada 22 November.

Duke menyatakan, Australia sama sekali tidak terpengaruh dengan keberadaan superstar di tim Ayam Jantan. Penyerang klub Jepang Fagiano Okayama ini mengungkapkan, pelatih Graham Arnold sudah mengintruksikan anak asuhnya agar mereka menggunakan kekuatan fisik.

“Saya merasa mentalitas Australia adalah untuk tidak menyerah. Kami bisa mengalahkan siapa pun, tidak peduli siapa mereka. Ada 11 pemain melawan 11 pemain, dan mentalitas itulah yang saya pikir harus kami miliki, bukan menjadi bintang,” beber Duke.

“Kami hanya fokus pada diri kami sendiri, kinerja demi kinerja, dan memperlihatkan performa yang tidak akan kami sesali. Kami memberikan segalanya di lapangan, dan hanya itu yang bisa kami lakukan.”

Iklan
0