PSM MakassarAlvino Hanafi

Jelang Liga 1 2021/22, APPI Sebut PSM Makassar Sudah Lunasi Utang

Kabar baik menghampiri dua klub Indonesia, PSM Makassar dan Sriwijaya FC. Keduanya disebut Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) telah melunasi utang gaji mereka kepada pemain.

Kasus utang tersebut sempat masuk National Dispute Resolution Chamber (NDRC) Indonesia, yang membuat PSM dan Sriwijaya terancam tidak bisa ikut kompetisi, dan dilarang mendaftarkan pemain.

APPI merilis kabar bahwa PSM sudah melunasi utang mereka, sehari sebelum Liga 1 2021/22 kick-off, yakni 26 Agustus. Artinya, PSM sudah diperbolehkan untuk melakukan pendaftaran pemain dan ikut Liga 1.

"Atas pelunasan dari tunggakan tersebut, APPI telah menerima surat konfirmasi dari Klub PSM Makassar dan telah menyampaikan kepada PSSI, PT LIB [Liga Indonesia Baru], dan NDRC Indonesia bahwa telah adanya pelunasan sehingga Klub PSM Makassar dapat melakukan pendaftaran pemain dan turut bergabung dalam kompetisi Liga 1 musim 2021/22 yang rencananya akan dimulai pada 27 Agustus 2021," tulis APPI.

"Klub PSM Makassar juga telah menyelesaikan tunggakan terhadap 2 (dua) pemain lokal lainnya yang masih dalam proses penyelesaian antara APPI dengan Klub PSM Makassar (belum diajukan Permohonan kepada NDRC Indonesia), sehingga total tunggakan pemain lokal yang telah terselesaikan sejumlah 19 (sembilan belas) pemain," sambung mereka.

Sriwijaya FCAurelius Balakosa

Sementara itu, Sriwijaya yang ikut kompetisi Liga 2 memiliki kasus dengan dua pemain mereka di masa lampau. NDRC pun memberikan keputusan pada Desember 2020, dan akhirnya APPI menerima kabar bahwa tunggakan terhadap kedua pemain tersebut telah selesai.

"Setelah 5 bulan lamanya sejak tanggal jatuh tempo, pada tanggal 25 Agustus 2021, berdasarkan surat yang kami terima dari manajemen dan konfirmasi dari para pesepakbola, Klub Sriwijaya FC akhirnya telah memenuhi putusan NDRC dengan nomor tersebut di atas."

Apa kasus PSM Makassar?

Pada tanggal 7 April 2021, NDRC Indonesia telah mengeluarkan putusan bernomor: 016/NDRC/III/2021 sampai dengan  032/NDRC/III/2021, yang memutuskan bahwa PSM harus membayarkan tunggakan gaji kepada 17 pemain dengan total tunggakan sebesar  Rp 5.322.579.338.

Dalam putusan tersebut, NDRC memberikan waktu selambat-lambatnya 45 hari setelah tanggal putusan disampaikan kepada PSM untuk melaksanakan putusan, yakni melakukan pembayaran kepada 17 pemain itu, atas jumlah tersebut.

PSM akhirnya mampu melunasi utang mereka meski lewat dua bulan dari tanggal jatuh tempo. APPI telah menerima laporan dari pemain, PSM, juga berkomunikasi dengan PSSI, juga PT Liga Indonesia Baru (LIB).

PSM MakassarGoal Indonesia
Iklan
0