Toni Kroos meminta Jerman untuk meningkatkan taktik permainan jelang pertandingan lawan Prancis di Euro 2020, Rabu (16/6) dini hari WIB.
Jerman akan membuka Kejuaraan Eropa dengan Grup F lawan Prancis, yang mencapai final pada 2016 sebelum memenangkan Piala Dunia dua tahun kemudian.
Les Bleus disebut-sebut sebagai favorit untuk memenangkan trofi kontinental ini, dan Kroos memperingatkan rekan-rekan di satu timnya bahwa mereka hrus menjalankan rencana permainan yang sempurna untuk meraih hasil yang positif.
"Kami harus meningkat, juga secara taktik. Pada 15 Juni, tidak ada lagi eksperimen yang mungkin dilakukan," ujar Kroos, gelandang Real Madrid, kepada Goal dan SPOX tentang tugas yang dihadapi Jerman.
"Jika kami harus mencoba segala sesuatu lawan tim seperti Prancis, maka itu akan sulit bagi kami."
Kroos memuji rekannya di Real Madrid, Karim Benzema, yang kembali ke timnas Prancis setelah absen enam tahun.
Kroos mengakui Benzema akan bisa menambah dimensi ekstra pada line-up Didier Deschamps.
"Saya sudah bermain bareng Karim selama tujuh tahun. Ia tentu saja menjadi penguat untuk Prancis, satu lagi pemain berkelas dunia di dalam tim yang sudah memiliki banyak pemain berkelas dunia," ujar Kroos lagi.
Kroos mengaku antuasis bisa kembali bermain di bawah asuhan Carlo Ancelotti, yang menggantikan posisi Zinedine Zidane untuk kompetisi musim mendatang.
"Saya saya menikmati bekerja bareng Zizou, tapi saya juga mengenal Carlo dengan sangat baik," demikian komentar Kroos.
"Ia adalah pelatih pertama saya di Real Madrid dan sebenarnya juga seseorang yang membawa saya ke klub ini. Keduanya adalah pelatih yang sangat bagus."
