Lantaran saling bertepatan, puasa Ramadhan jadi isu yang menarik jelang dihelatnya final Liga Champions antara Real Madrid dan Liverpool di Kiev, Minggu (27/5) dini hari WIB.
Tak lain karena bintang utama sekaligus mesin gol Liverpool, Mohamed Salah, merupakan seorang muslim. Belakangan diberitakan bahwa sang bintang bakal tetap jalankan ibadah puasa Ramadhan dan berbuka satu jam sebelum kick-off final.
Namun kabar tersebut nyatanya cuma rumor belaka, karena fisioterapis Liverpool, Ruben Pons, mengkonfirmasi bahwa Salah takkan berpuasa jelang final Liga Champions. Tepatnya sehari sebelum final, Jumat (25/5), dan pada hari final, Sabtu (26/5).
Getty"Kami berada di Marbella dan para ahli gizi klub sudah menyusun rencana yang matang," buka Ruben pada stasiun radio Spanyol, Cadena SER.
"Besok [Jumat] dan pada hari pertandingan [Sabtu], dia [Salah] tidak akan menjalankannya [puasa]. Jadi itu [ibadah puasa] tidak akan mempengaruhinya [kondisi fisiknya]," terangnya.
Kebijakan tim ahli gizi The Reds ini diyakini juga berlaku untuk pemain muslim di dalam tim lainnya, yakni Sadio Mane.
Madrid sendiri memiliki Karim Benzema dan Achraf Hakimi, yang punya kewajiban beribadah puasa Ramadhan. Namun belum bisa dikonfirmasi apakah keduanya bakal tetap menjalankannya atau tidak, jelang duel final.



