Miljan Radovic

Jejak Pemain Eropa Di Persib Bandung

Sejak kegagalan paket Polandia yakni Mariusz Mucharski, Piotr Orlinski, Pavel Bocian, dan Maciej Dolega, ada semacam stigma dari publik sepakbola Bandung bahwa pemain asal Eropa dianggap tak cocok main di Persib. 

Lima tahun berselang dari kedatangan kuartet Polandia, Persib pun kembali mencoba peruntungan dengan mendatangkan Leontin Chitescu asal Rumania pada putaran kedua musim 2008/09. Performa Chitescu pun akhirnya mendapat sorotan karena ia dianggap tak bisa memenuhi ekspektasi Bobotoh.

Selepas pengalaman pahit bersama Kuartet Polandia dan Chitescu, Bobotoh pun selalu dihantui rasa gundah apabila Persib berniat mendatangkan pemain asal Eropa di tiap musimnya. Akan tetapi, hal itu akhirnya memudar ketika pada pertengahan musim 2011/12 saat gelandang asal Montenegro, Miljan Radovic bergabung dengan Persib.

Radovic tampil apik karena bisa menolong Persib yang terseok-seok di batas zona merah pada putaran pertama. Lewat penampilannya yang banyak berkontribusi pada gol-gol Persib di putaran kedua, Persib pun sukses naik ke papan tengah dan ia pun diganjar penghargaan dengan masuk ke tim ISL All-Star untuk laga Perang Bintang.

Miljan Radovic

Setelah Radovic, pemain dari Eropa yang datang ke Persib cukup banyak. Beberapa di antaranya ada yang bisa mengambil hati Bobotoh, tapi ada juga yang bernasib seperti Mariusz Mucharski atau Leo Chitescu.

Beberapa pemain Eropa yang hingga kini masih memiliki kisah manis di memori Bobotoh adalah Vladimir Vujovic, Ilija Spasojevic, dan Bojan Malisic. Kebanyakan memang berasal dari negara-negara pecahan Yugoslavia.

Sementara yang dicap gagal cukup banyak. Mereka yang menjadi suksesor Leo Chitescu adalah Zdravko Dragicevic, Juan Belencoso, Carlton Cole, Rene Mihelic, dan Kevin van Kippersluis.

Selain mereka, ada juga Marko Krasic dan Srdjan Lopicic yang dicap gagal. Namun keduanya didepak sebelum musim bergulir kendati sudah menandatangani kontrak sehingga hanya main untuk laga pramusim saja. Di laga pramusim itulah Bobotoh mengamuk dan mendesak manajemen untuk membatalkan kontrak Krasic pada 2016, dan Lopicic pada 2019.Marko Krasic - Persib BandungYudi Chandra/Viking Cyber

Kini, sosok pemain Eropa di kubu Persib ada pada sosok Nick Kuipers dan Geoffrey Castillion, walaupun sebetulnya Persib punya dua pemain lainnya yakni Omid Nazari dan Kim Jeffrey Kurniawan karena mereka lahir dan besar di Eropa. 

Nick telah melewati setengah musim yang apik bersama Persib di musim lalu. Di paruh kedua musim 2019, Nick mampu mengangkat performa Persib yang tampil terseok-seok ketika putaran pertama.

Sembilan dari 17 laga yang dijalani Nick bersama Persib, ia tampil perkasa sebagai bek tengah dengan torehan nirbobol. Sesekali Nick yang merupakan pemain dengan postur tubuh tertinggi di Persib, mampu menjadi solusi gol alternatif kala lini serang mengalami kebuntuan. Hal itupun membuat Nick dicap sebagai perekrutan berhasil karena dia memiliki impresi yang baik di mata Bobotoh kebanyakan.

Sebetulnya di paruh kedua musim lalu, Nick ditemani komaptriotnya asal Belanda yang Kevin van Kippersluis di lini depan. Hanya saja Kevin dicap gagal karena hanya mampu membuat dua gol dari 15 laga. Atas hal itu, ia pun tak mendapat penawaran perpanjangan kontrak untuk musim ini.

Sementara Geoffrey Castillion yang baru bergabung di musim ini, untuk sementara masih dicap sebagai pemain yang bagus oleh pecinta Persib. Dua gol dari tiga laga menjadi modal dari Castillion kalau ia layak dicap sebagai perekrutan sukses di musim ini.

Melihat ke belakang lagi, perjodohan Persib dengan pemain asal Belanda terbilang mesra. Sergio van Dijk dan Raphael Maitimo cukup bisa menguatkan teori tentang kesuksesan sebagian besar pemain asal Belanda di Persib kendati keduanya membela Maung Bandung dengan paspor Indonesia.

Melihat dari hikayat pemain Eropa di Persib Bandung, rasanya persentase keberhasilan hanya ada untuk pemain asal negara pecahan Yugoslavia dan Belanda hingga saat ini. 

Total 16 pemain Eropa sudah menggunakan seragam kebesaran Pangeran Biru dan tidak pernah ada satu pun pemain di luar Belanda dan eks-Yugoslavia dicap berhasil. Meskipun demikian ada juga sebagain kecil pemain dari Belanda dan eks-Yugoslavia yang karier nya tak langgeng di Persib alias dicap gagal.

Oleh karena itu, tak heran jika nanti Belanda dan eks-Yugoslavia jadi negara langganan Persib dalam urusan mengimpor pemain.Vladimir Vujovic - Persib Bandung
Iklan
0