Javier Saviola menyatakan, Xavi akan kembali ke Barcelona sebagai pelatih dalam waktu dekat karena kehidupannya di Camp Nou tetap menjadi bagian dari DNA-nya.
Legenda Barcelona itu santer dikait-kaitkan dengan peluang kembali ke klub, meski saat ini ia masih melatih klub asal Qatar, Al Sadd, sejak 2019.
Xavi menjalani karier kepelatihannya yang terbilang sukses di Al Sadd, dengan pengalamannya yang luas bisa dimanfaatkan dengan baik. Ia pun diyakini memiliki kesempatan yang besar untuk menangani Barcelona, yang saat ini dilatih Ronald Koeman.
Pemilihan presiden akan berlangsung di Barca pada 24 Januari, dengan sejumlah kandidat memiliki gagasan untuk membawa Xavi kembali ke Camp Nou jika ada kesempatan.
Saviola yakin masalahnya adalah soal waktu sebelum Xavi, yang tampil 767 kali untuk Barcelona, mengambil kesempatan untuk mengisi jabatan yang sangat menantang itu.
"Saya pikir dia akan menjadi pelatih Barcelona, itu adalah DNA-nya," ujar Saviola, mantan pemain Barcelona, kepada Radio Marca.
"Ia berkembang sebagai pelatih untuk mendapatkan pengalaman dan bersiap untuk mengambil alih di Camp Nou. Saya yakin dia akan memilih kapan waktunya dan bagaimana cara dia kembali ke Barcelona."
Di ajang La Liga Spanyol, Barcelona tertahan di urutan kedelapan di klasemen sementara dengan mengumpulkan 17 poin dari 11 pertandingan, tertinggal sembilan angka dari sang pemuncak, Real Madrid, yang memiliki dua laga lebih banyak.
Di Liga Champions, tim asal Catalan itu memiliki undian yang tidak mudah di babak 16 besar karena akan bertemu dengan Paris Saint-Germain.
"Hanya tim-tim terbaik yang tersisa sekarang dan Anda tidak menerima hasil imbang begitu saja," ujar Saviola lagi.
"Sepakbola sangat seimbang dan tim mana pun bisa membuat pertandingan dua leg menjadi rumit. Saya tidak melihat Liga Champions akan banyak berkaitan dengan posisi liga untuk tim mana pun."


