Isco mengecam pelatih Real Madrid Zinedine Zidane setelah dirinya dikucilkan dari tim.
Gelandang asal Spanyol berusia 28 tahun itu tidak tampil di dua pertandingan terakhir Los Blancos, ketika tim menang 3-1 di El Clasico ajang La Liga Spanyol lawan Barcelona, Sabtu (24/10), dan mengalahkan Shakhtar Donetsk 3-2 di Liga Champions tiga hari sebelumnya.
Isco hanya bermain secara sporadis pada musim 2020/21, dengan tampil empat kali setelah mengalami cedera engkel pada musim panas ini.
Isco mengaku tidak senang dengan situasi yang sedang dialaminya itu.
"Jika ia harus menarik keluar saya, dia akan menarik saya pada menit ke-50 atau 60. Bahkan, kadang saat jeda pertandingan," ujar Isco kepada program Movistar+, ‘El Partidazo’.
"Jika ia harus memasukkan saya, dia akan melakukan itu pada menit ke-80."
Dalam tujuh tahun bersama Real Madrid, Isco sekalu keluar masuk tim, dan tidak memainkan pertandingan penuh liga secara beruntun selama tiga tahun. Saat itu, ia hanya bermain penuh dalam enam laga di la Liga.
"Kemenangan adalah hasil dari kerja defensif klub," ujar kapten Sergio Ramos setelah kemenangan di El Clasico di Camp Nou pada akhir pekan lalu.
"Ini adalah garis yang harus kami raih dan mempertahankannya sepanjang musim. Pada akhirnya, dalam sepakbola ada hal-hal yang bisa dinegosiasikan seperti sikap dan intensitas, dan tim sudah berusaha maksimal dari awal hingga akhir."
Di ajang La Liga, Real Madrid kini berada di peringkat kedua dengan perolehan 13 poin, tertinggal satu angka dengan Real Sociedad, yang memiliki satu pertandingan lebih banyak.
Real Madrid akan bertandang ke markas Borussia Monchengladbach dalam lanjutan putaran grup Liga Champions, Rabu (28/10). Kemenangan menjadi kunci jelang pertemuan dua kali dengan Inter Milan di dua pertandingan berikutnya.
Real Madrid kemudian akan menjamu Huesca di ajang La Liga pada 31 Oktober mendatang.


