Ketua umum PSSI Mochamad Iriawan, meminta skuad timnas Indonesia hati-hati saat melakoni uji coba. Ia tak mau ada pemain yang mengalami cedera.
Timnas Indonesia diagendakan melakoni dua pertandingan uji coba melawan Afghanistan (25/5) dan Oman (29/5). Pertandingan tersebut merupakan rangkaian persiapan untuk menjalani sisa Kualifikasi Piala Dunia 2022.
Iriawan khawatir bila ada pemain yang cedera di laga uji coba tersebut mengurangi daya tempur timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Makanya, ia ingin skuad Garuda menjaga diri dengan baik.
"Kalau saya boleh usulkan, dua laga uji coba itu kalau bisa jangan ada yang cedera. Yang penting bisa klop antar pemain dan cuaca. Kalau kalah mungkin siapkan strategi," kata Iriawan.
Selepas uji coba, timnas Indonesia bakal tiga laga sisa Kualifikasi Piala Dunia 2022. Thailand menjadi lawan pertama yang dihadapi pada 3 Juni mendatang, empat hari kemudian bersua Vietnam, dan terakhir Uni Emirat Arab (UEA) 11 Juni 2021.
PSSI PERSSeluruh pertandingan tersebut dilangsungkan di Dubai, UEA. AFC selaku konfederasi sepakboola Asia memutuskan hal itu karena pandemi virus corona belum berakhir.
"Dua uji coba itu untuk mengukur kekuatan. Oman dan Afghanistan lebih bagus peringkatnya dari Thailand dan Vietnam. Hitung-hitungan awam, kalau mengalahkan Oman, pasti akan enteng menghadapi Vietnam dan Thailand," ucap sosok yang familier disapa Iwan Bule tersebut.
Sebanyak 28 pemain dibawa untuk menghadapi pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 tersebut. Namun tidak semuanya berangkat bareng dari Tanah Air.
Lima pemain terpaksa menyusul ke Dubai, karena masih memperkuat klubnya masing-masing di luar negeri. Mereka adalah Elkan Baggott (Inggris), Asnawi Mangkualam (Korea Selatan), Egy Maulana (Polandia), Witan Sulaeman (Serbia), dan Ryuji Utomo (Malaysia).
Kans timnas Indonesia untuk melaju ke babak berikutnya sudah pupus. Pasukan Garuda selalu menelan kekalahan dalam lima pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 yang sudah dilaksanakan sebelumnya.
Rentetan hasil minor tersebut membuat timnas Indonesia terjerembab di dasar klasemen Grup G zona Asia. Armada Shin Tae-yong, mengoleksi nol poin.
