Massimiliano Allegri, manajer Juventus, legawa dengan kekalahan yang dialami timnya sehingga gagal menjadi juara Piala Super Italia. Mereka kalah dari Inter Milan lewat babak tambahan, dengan skor akhir 2-1.
Nerazzurri meraih kemenangan 2-1 atas Juventus di final Piala Super Italia di Giuseppe Meazza, Kamis (13/1) dini hari WIB, berkat gol Alexis Sanchez di babak tambahan waktu, tepatnya menit ke-121.
Permainan Juventus dinilai Allegri tidak mengecewakan, dan ia mengakui bahwa Inter Milan memang memiliki kualitas. Allegri berharap kekalahan ini bisa jadi bahan evaluasi penting untuk Juventus menemukan kembali level mereka.
“Ini bukan pertandingan sesungguhnya malam ini. Ini adalah ujian yang baik bagi kami untuk melihat di mana kami berada. Tidak pernah menyenangkan untuk kalah – apalagi di detik-detik terakhir seperti itu – tapi saya pikir kami bermain bagus. Kami menciptakan beberapa peluang bagus dan juga membatasi peluang Inter," ucap Allegri.
“Jangan lupa, kami bermain melawan juara bertahan dan pemimpin liga saat ini. Namun, secara keseluruhan saya pikir kami bermain dengan intensitas yang baik sepanjang pertandingan. Kami hanya sedikit pemalu di sepuluh menit pertama, tapi setelah itu kami bermain dengan berani dan bekerja sangat keras," imbuhnya.
Menurut Allegri, kualitas permainan Juventus tidak tertinggal dari Inter Milan, apalagi pada pertandingan ini. Hanya saja, para pemain harus lebih bisa mengendalikan diri mereka, yang artinya musuh terbesar adalah diri sendiri.
“Kami harus menggunakan kekalahan ini untuk bangkit menghadapi pertandingan liga berikutnya, melawan Udinese – tim fisik yang sulit untuk dilawan," tandas Allegri.




