Juventus menegaskan kesiapan memberi tekanan hebat kepada Inter Milan dalam perburuan gelar juara Serie A Italia.
Setelah berjaya di kompetisi domestik selama sembilan tahun berturut-turut, dominasi si Nyonya Tua di Peninsula terancam diputus oleh rival abadi mereka; La Beneamata.
Inter saat ini menyandang status Capolista dengan poin 65 dari 27 pertandingan sementara Juventus bercokol di peringkat tiga terpaut sepuluh angka dengan satu laga lebih sedikit.
Jelang duel lawan Benevento malam nanti, pelatih Andrea Pirlo menegaskan timnya akan berjuang hingga detik terakhir kompetisi untuk memberi tekanan hebat kepada Nerazzurri.
"Memberi tekanan hebat kepada Inter adalah tugas kami," buka Pirlo saat konferensi pers.
"Dan kami harus melakukannya itu dari satu pertandingan ke pertandingan lain, dimulai malam nanti."
Pasukan Antonio Conte memang sedang melaju kencang, mereka berhasil meraih angka penuh dari delapan pertandingan terakhir di Serie A.
Sayang di tengah-tengah catatan bagus tersebut Inter harus diganggu oleh kabar Stefan de Vrij dan Matias Vecino yang dinyatakan positif Covid-19 sehingga laga lawan Sassuolo harus ditunda.
Pirlo tentunya menyesalkan peristiwa yang melanda rivalnya tersebut namun dari sudut pandang tertentu ada keuntungan yang dapat dipetik.
"Banyak hal berbeda telah dilakukan terkait Covid-19 dengan situasi yang berbeda juga," lanjut Pirlo.
"Ini semua terjadi ketika Inter sedang meraih momentum positif namun perisitiwa ini juga membuat mereka bisa menolak panggilan internasional bagi sejumlah pemain."
"Dari sudut pandang tersebut, Inter beruntung."




