Jan Oblak Atletico MadridGetty

Jan Oblak: Dulu Posisi Kiper Tidak Dianggap Penting

Penjaga gawang Atletico Madrid Jan Oblak mengatakan jika di masa lalu posisi di bawah mistar gawang tidak dianggap penting, namun situasinya sekarang telah berubah.

Oblak adalah pemegang gelar Penjaga Gawang Terbaik LaLiga dalam empat musim terakhir meski demikian dia mengaku masih banyak hal yang masih bisa ditingkatkan dari kemampuannya. 

"Tidak satupun dari kemampuan saya yang tidak bisa ditingkatkan lagi. Saya masih bisa berkembang lebih jauh di semua aspek permainan," ungkapnya. 

"Saya tidak henti bekerja keras tetapi masih banyak area yang bisa ditingkatkan. Saya yakin masih bisa menjadi pemain yang lebih baik lagi."

Jan Oblak - Atletico MadridLaLiga

Oblak menjelaskan, penjaga gawang modern dituntut untuk bisa beradaptasi dengan gaya permainan yang diusung tim, tidak hanya piawai dalam urusan menangkap si kulit bulat. 

"Peran penjaga gawang sekarang semakin penting. Saya pikir di masa lalu orang-orang tidak terlalu menganggap kiper sebagai bagian fundamental tim, tetapi sekarang jelas berbeda."

"Pemain harus beradaptasi dengan gaya bermain tim. Saya juga sudah beradaptasi dengan cara bermain Atleti dan kami berhasil melakukan hal-hal hebat."

"Tetapi jika pelatih ingin mengubah itu semua, maka saya akan melakukannya. Saya ada di sini untuk mengikuti instruksi pelatih."

Jan Oblak Atletico MadridGetty

Oblak kemudian menceritakan pengalamannya menjadi kapten Atletico pada musim 2018/19. 

"Sebuah kehormatan menjadi kapten sebuah klub sebesar Atletico de Madrid, apalagi saya tidak berasal dari kota ini," lanjutnya.

"Saya berasal dari Slovenia, bukan dilahirkan di sini. Sungguh sebuah kehormatan yang membuat saya bangga."

LaLiga CleanSheet 2018/19LaLiga

Musim lalu Oblak berhasil mencatatkan 20 clean sheet dan Atleti adalah tim dengan catatan kebobolan paling sedikit di La Liga dan kiper berusia 26 tersebut menilai statistik itu sangat penting. 

"Keinginan striker adalah mencetak gol sementara kiper membidik clean sheet. Tetapi tujuan itu bukan hanya saya saja tetapi seluruh tim dan kami juga ingin mencetak gol," ujarnya.

"Clean sheet penting bagi kami. Jika Anda mencatat 20 clean sheet artinya Anda tidak kalah dalam 20 pertandingan. Kami harus bangga akan hal itu karena untuk mewujudkannya bukan pekerjaan mudah."

"Musim lalu kami melakukannya dengan baik. Saya harus berterima kasih pada bantuan rekan satu tim. Saya tidak sendiri berdiri di atas lapangan, ini bukan kinerja saya."

"Musim berjalan panjang dan kami harus menghadapi banyak tim kuat di La Liga."

Oblak, Atletico - Chelsea, Champions League, 09272017Getty Images

"Berikutnya bagi Atletico adalah bagaimana cara mengumpulkan poin sebanyak mungkin di laga tandang. Jika kami bisa melakukannya, kami bakal beredar lagi di jalur juara."

"Kami semua ingin meraih gelar juara. Kami memulai musim dengan memenangkan trofi Piala Super Eropa dan sangat fokus di LaLiga, namun harus berakhir di peringkat dua."

"Atletico harus mengucapkan selamat kepada Barcelona yang memenangkan gelar juara dan yang bisa kami lakukan sekarang adalah menyambut kesempatan lainnya di musim depan," tandasnya.

ARTIKEL TOP PEKAN INI
1.Hazard: Bukan Rahasia, Impian Saya Bela Real Madrid
2.Persija Jakarta Resmi Rekrut Pelatih Asal Spanyol
3.Riccardo Montolivo Tinggalkan AC Milan Dengan Luka
4.Gabung United, Ini Saran Ryan Giggs Untuk Daniel James
5.Hazard Kalahkan Ronaldo, Ini 20 Pemain Termahal Madrid
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia
Footer Banner La LigaGetty, Goal
Iklan