Kendati sudah memastikan menjuarai Grup C, dan merebut tiket ke fase gugur Liga Champions, Bayern Munich tidak akan mengendurkan permainan mereka kala menjamu Inter Milan di Stadion Allianz Arena, Rabu (2/11) dini hari WIB.
Koleksi poin Bayern sudah tidak terkejar Inter lagi, meski Nerazzurri meraih kemenangan, mengingat mereka kini berselisih lima angka. Walau begitu, Bayern tidak ingin catatan sempurna di fase grup tercoreng di laga nanti.
Bayern bertekad melanjutkan catatan positif mereka dari Inter yang ditekuk 2-0 saat bermain di Giuseppe Meazza pada laga pembuka. Ancaman Bayern tetap memburu kemenangan disampaikan gelandang bertahan Joshua Kimmich, karena tim Bavaria ini ingin memperlihatkan level permainan tinggi.
“Tidak ada alasan buat kami untuk berspekulasi soal taktik di pertandingan besok. Kami ingin mengirim sinyal, bukan buat hanya diri kami, tapi juga kepada lawan. Misi kami adalah bersenang-senang,” ujar Kimmich dalam keterangannya kepada wartawan dikutip laman La Gazzetta dello Sport.
“Kemarin (Minggu) kami menganalisa pertandingan akhir pekan, tapi mulai sekarang (Selasa) kami hanya fokus ke Inter. Sekalipun kemungkinan ada rotasi, hanya ada satu pendekatan yang kami lakukan untuk laga ini: menjaga level paling tinggi sebisa mungkin. Kami melakukan itu, meski performa sedang tidak bagus.”
“Tidak ada seorang pun yang ingin menyerah sekarang, atau merusak keseimbangan yang telah kami temukan. Keseimbangan kami tidak rapuh, bahkan sebelum kami bermain cukup baik, dan menunjukkan penampilan yang bagus.”
Hasil sempurna di lima laga fase grup membuat banyak kalangan menilai Bayern sebagai favorit menjuarai Liga Champions musim ini. Walau begitu, Kimmich tidak ingin terlena.
“Kami tim favorit di Liga Champions? Mungkin saja. Tapi di awal musim seperti sekarang, tidak ada pemain yang memikirkan itu. Itu (gelar juara) akan ditentukan mulai Februari dan ke depannya,” ucap Kimmich.
“Namun kami merasa bangga telah memperlihatkan kinerja yang baik di grup sulit ini, dan lolos ke babak berikutnya lebih dini, seperti halnnya Inter. Namun sekarang kami hanya ingin menegaskan kapasitas kami sebagai pemuncak klasemen.”




