Divock Origi Liverpool 2020-21Getty

Jamie Carragher: Divock Origi Tidak Cukup Bagus, Liverpool Harus Rekrut Pencetak Gol

Liverpool "perlu mendatangkan pencetak gol" pada bursa transfer musim berikutnya, demikian menurut Jamie Carragher, yang juga menyebut bahwa Divock Origi tidak cukup bagus sebagai opsi cadangan.

Origi menjadi pahlawan untuk Liverpool di final Liga Champions pada 2019, ketika The Reds mengalahkan Tottenham Hotspur dengan skor 2-0. Namun, setelah itu, penyerang asal Belgia berusia 25 tahun tersebut justru tidak tampil reguler untuk tim.

Origi tampil 155 kali untuk Liverpool, dengan mencetak 35 gol dan membuat 13 assist. 15 di antara penampilan itu tercipta pada musim ini, dengan hanya 178 menit di Liga Primer Inggris.

Mohamed Salah, Sadio Mane, dan Roberto Firmino masih menjadi andalan untuk skuad Jurgen Klopp di lini depan, dengan Diogo Jota menarik perhatian sebelum mengalami cedera. Namun, Carragher yakin Liverpool membutuhkan tambahan striker lagi.

"Liverpool pastinya perlu mendatangkan seorang pencetak gol," ujar Carragher kepada Sky Sports.

"Saya tidak tahu persis untuk posisi apa, apakah itu penyerang-tengah atau gelandang."

"Saat ini, mereka sangat bergantung pada Salah dan Mane, tidak ada yang lain lagi yang sepertinya akan mencetak gol."

"Jota absen, tapi apakah Jota akan menjadi pilihan utama di tim Liverpool--saya belum yakin. Ia membuat awal yang bagus ketika datang ke tim."

"Saya pikir mereka perlu menambah gol-gol ke tim, apakah itu pemain gelandang yang bisa mencetak gol karena tampaknya Wijnaldum akan pindah atau melakukan sesuatu yang berbeda di lini tengah."

"Anda lihat Bobby Firmino dan pemain-pemain penyerang Liverpool, mereka sebenarnya tidak memiliki seorang striker. Jota bukanlah striker, sama dengan Salah."

"Mereka memiliki Divock Origi, tapi ia tidak cukup bagus. Dan, ia sering bermain melebar, karena dia tidak bisa bermain sebagai penyerang-tengah."

"Jadi, Firmino memainkan peran itu, tapi kami selalu berbicara tentang dia sebagai 'false nine', dia sebenarnya bukan striker out-and-out."

"Saya pikir Liverpool bisa mendatangkan striker, tidak hanya membangkitkan segalanya dan terutama seseorang yang mencetak gol. Saya pikir ada terlalu banyak tekanan pada kedua pemain itu di atas lapangan untuk mencetak gol."

"Jika mereka tidak mencetak gol, Liverpool sepertinya tidak akan mencetak gol."

Iklan
0