LIPUTAN ADITYA WAHYU PRATAMA DARI MADURA
Pelatih Mitra Kukar Jafri Sastra memuji mental pemainnya ketika bermain imbang 2-2 melawan Madura United di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat (28/4) sore WIB.
Pada laga itu, Mitra Kukar sempat tertinggal dua kali. Gol cepat Peter Odemwingie dibalas Marclei Santos. Keunggulan Madura United lewat gol Dane Milovanovic akhirnya dibuyarkan Anindito Wahyu delapan menit sebelum laga berakhir.
SIMAK JUGA: Mitra Kukar Imbangi Madura United
“Luar biasa pertandingan ini, saling berbalas gol. Bukan hal mudah lawan Madura United, dan meraih tiga poin. Kami syukuri hasil ini. Saya yakin Mitra Kukar akan berkembang dari satu pertandingan ke pertandingan berikut. Tetapi bagaimanapun kami masih banyak kekurangan,” ujar Jafri.
“Taktik khusus pasti ada, salah satunya dengan pergantian pemain. Tetapi intinya kami perkuat mental, karena tertinggal, dan kami berhasil membalas. Mentalitas mereka sangat mendukung.”
“Dengan situasi kelelahan, kami sebenarnya sedikit tidak siap. Senin kami bermain, Selasa pemulihan, Rabu berangkat, dan Kamis sudah berlatih di sini. Hari ini kami bertanding dan dapat satu poinBukan hal yang mudah dengan perjalanan selama 13 jam. Saya anggap semua pemain luar biasa.”
SIMAK JUGA: Jafri Sastra Incar Poin Di Madura
Jafri juga bersyukur anak asuhnya tidak terpancing emosi saat, walau sempat ada sejumlah protes. Ia menilai kondisi itu tercipta akibat tensi pertandingan yang cukup tinggi.
“Tensi permainan tinggi, terkadang sama-sama tidak terkontrol. Di sini sangat panas sekali, mungkin mereka tidak terbiasa, dan akhirnya kelelahan. dan menggangu konsentrasi mereka. Tetapi itu masih hal wajar, mereka tidak sampai berantem dan memukul wasit,” jelasnya. (gk-62)

