Bos Liverpool Jurgen Klopp mengutarakan ketertarikannya terhadap Jadon Sancho, namun mengakui tipis sekali kemungkinan untuk mendatangkan bintang muda Borussia Dortmund tersebut musim panas ini.
Nama Sancho melejit di Bundesliga Jerman setelah meninggalkan tim junior Manchester City pada 2017 silam. Berkat kegemilangannya bersama Dortmund, Sancho jadi rebutan banyak klub papan atas Eropa, termasuk sederet tim Liga Primer yang berniat memulangkannya ke Inggris.
Selain Manchester United dan Chelsea, Liverpool yang baru saja dinobatkan sebagai kampiun EPL 2019/20 disinyalir sebagai salah satu peminat utama servis Sancho.
Klopp tidak menyanggah adanya hasrat untuk melihat talenta Inggris 20 tahun itu mengenakan jersey Liverpool. Hanya, dalam iklim terkini ia lebih memilih menahan diri untuk belanja jorjoran.
Sancho diketahui dipagari Dortmund dengan banderol lebih dari £100 juta, sementara Liverpool sebelumnya telah menolak mengeluarkan uang separuh itu untuk striker RB Leipzig Timo Werner, yang akhirnya dipastikan bergabung ke Chelsea.
"Jersey merah akan terlihat sangat bagus pada Jadon," jawab Klopp kepada BILD saat ditanya tentang Sancho. "Tapi saya pikir transfer tersebut tak akan terjadi musim panas ini."
"Dia pemain yang sangat menarik. Kalau dia pindah ke Liverpool, saya akan jadi orang yang paling terkejut!"
Pada kesempatan yang sama, Klopp menolak dipuji sebagai pelatih terbaik dunia meski baru menciptakan sejarah mengantar Liverpool merebut titel Liga Primer pertama sekaligus mengakhiri puasa gelar liga 30 tahun.
Menurut eks arsitek Mainz ini, label tersebut lebih layak dialamatkan kepada rivalnya di Manchester City, Pep Guardiola.
"Saya tak bisa berbuat apa-apa dengan sebutan 'Pelatih Terbaik Dunia'. Tapi saya tahu bahwa, bersama seluruh staf kepelatihan, kami adalah pelatih-pelatih yang sangat bagus," tuturnya.
"Tapi saya pikir Pep Guardiola adalah pelatih terbaik dunia."
