Salah satu kisah transfer yang paling berlarut-larut dalam memori baru-baru ini akhirnya mendekati akhir, setelah Manchester United setuju untuk membayar £73 juta kepada Borussia Dortmund untuk memboyong Jadon Sancho.
Transfer tersebut kini hanya menunggu tes medis, membuat sang penyerang sayap Inggris itu tinggal selangkah lagi pindah ke Old Trafford begitu tugasnya di Euro 2020 selesai.
Kedatangannya yang telah lama ditunggu-tunggu akan memberi manajer United, Ole Gunnar Solskjaer lebih banyak pilihan di lini depan skuad yang sudah tergolong mumpuni.
Dan, di saat manajer Inggris, Gareth Southgate belum bisa menemukan posisi yang pas bagi Sancho di susunan timnya, maka memunculkan sedikit keraguan bahwa pemain berusia 21 tahun itu bisa menjadi pemain kunci bagi United.
Tapi, di mana posisi yang paling cocok untuk Sancho? Goal melihatnya melalui semua kemungkinan di bawah ini...




Sayap Kanan
United tidak memiliki pemain sayap kanan alami selama beberapa tahun terakhir, itulah sebabnya Solskjaer selalu tertarik untuk merekrut Sancho, yang telah mencetak 50 gol dan 57 assist dalam 137 penampilan di semua kompetisi untuk Dortmund.
Sebelum ini, manajer asal Norwegia itu dipaksa memainkan Mason Greenwood di posisi itu meski sebenarnya merupakan striker tengah, membuat Anthony Martial dan Edinson Cavani berebut posisi sebagai ujung tombak.
Getty/GoalNamun, Greenwood lebih menyukai bermain di tengah, sehingga pembelian Sancho membuatnya bisa untuk kembali bersaing memperebutkan tempat di posisi aslinya.
Meningkatnya persaingan untuk mendapatkan tempat di skuad utama juga akan memastikan bahwa Solskjaer bisa memiliki kedalaman yang bagus.
Sayap Kiri
Salah satu atribut Sancho yang paling menarik adalah keserbagunaannya. Memang, perlu dicatat bahwa secara reguler ia bermain di sayap kiri musim lalu dalam formasi 3-4-3 Dortmund, membentuk kombinasi yang tangguh dengan bek sayap Portugal, Raphael Guerreiro.
Namun, sepertinya Sancho hanya akan dimainkan di sayap kiri apabila United kekurangan jumlah pemain di posisi tersebut.
Getty/GoalIngat, bukan hanya Marcus Rashford yang lebih suka bermain di kiri; Martial juga selalu terlihat lebih nyaman di posisi itu. Dan tidak ada salah satu di antara mereka yang berkembang ketika dimainkan di sisi kanan.
Meski pun demikian, kemampuan Sancho untuk bermain sama baiknya di kedua sayap tentu bisa memberi Solskjaer kesempatan untuk mengistirahatkan Rashford kapan pun dibutuhkan, atau membangun formasi untuk membingungkan lawan.
Gelandang Serang
Opsi yang paling tidak mungkin tetapi paling menarik yang sekarang tersedia untuk Solskjaer adalah menempatkan Sancho sebagai No.10.
Memang skillnya paling menonjol ketika ditempatkan di sisi lebar lapangan, karena memungkinkannya untuk melakukan tusukan ke tengah dan mengelabuhi lawan-lawan dengan kelihaiannya menggiring bola, mantan bintang tim junior Manchester City itu mampu bermain di belakang seorang striker, yang berarti ia bisa menjadi rotasi bagi Bruno Fernandes kapan pun diperlukan.
Getty/GoalPemain internasional Portugal, Fernandes adalah tipe pemain yang ingin bermain di setiap pertandingan, dan ia sering melakukan itu mengingat betapa penting perannya bagi tim. Namun jelas, dalam beberapa kesempatan musim lalu Bruno butuh istirahat.
Kedatangan Sancho yang tinggal menunggu waktu berarti akan memberi waktu bagi Fernandes untuk istirahat dari kesibukan padatnya di tim utama, karena sang bintang muda Inggris bisa mengisi kekosongan yang ditinggalkannya.
