OLEH AHMAD REZA HIKMATYAR Ikuti @rezahikmatyar di twitter
Jika harus menunjuk siapa pemain terbaik Juventus dalam kurun dua bulan terakhir, jawabannya bakal mengejutkan karena bukan Paulo Dybala, Gonzalo Hiuain, atau Gianluigi Buffon.
Namun justru bek tengah yang performanya kerap dikritik sejak bergabung pada musim panas 2016 lalu, Medhi Benatia. Secara mengejutkan kapten timnas Maroko itu adalah alasan utama mengapa Si Nyonya Tua tak kebobolan dalam tujuh partai terakhir di semua kompetisi.
Tak heran bila Benatia kini jadi sosok yang tak tergantikan di staring XI Juve. Eks Bayern Munich itu pun merasa bahagia mengingat musim lalu cuma jadi cadangan. Dia lantas berjanji akan membalas kepercayaan yang sudah diberikan pelatih tim, Massimiliano Allegri.
Getty Images"Saya tidak bermain banyak musim lalu, tapi sekarang pelatih memberikan waktu bermain yang rutin buat saya. Tentu saja saya senang dan berharap bisa membalas kepercayaannya dengan terus melakukan hal yang lebih baik," ujar Benatia, seperti dikutip JTV.
"Di Juve Anda harus bekerja keras. Jika Anda ingin mentas di akhir pekan, Anda wajib melakukan kerja keras untuk meyakinkan pelatih. Anda harus berlatih dengan baik di klub ini.
"Pelatih memilih pemain bukan berdasar nama besarnya, tapi pada gagasan yang dilihat dan dirasakannya. Jika dia berpikir harus ada perubahan untuk dilakukan, dia bakal melakukannya tanpa ragu-ragu.
"Para pemain Juve tahu benar bahwa mereka harus memberikan kemampuan 100 persen. Bahkan ketika latihan, di mana terdapat begitu banyak intensitas," pungkasnya.


