Gelandang Spanyol Koke menyatakan rekannya, Unai Simon, memiliki nyali besar setelah sang kiper menjadi pahlawan tim dalam adu penalti lawan Swiss di perempat-final, Jumat (2/7).
Simon membuat dua penyelamatan besar dalam adu penalti, menghentikan eksekusi Fabian Schar dan Manuel Akanji sebelum usaha pemain muda Swiss Ruben Vargas hanya melambung di atas mistar gawang.
Kepahlawanan Simon datang hanya beberapa hari setelah kesalahannya yang menyebabkan gol bunuh diri.
Koke memuji Simon karena bisa bangkit dari bencana untuk membawa Spanyol melaju ke semi-final.
"Ia memiliki nyali yang besar. Apa yang terjadi padanya di pertandingan lawan Kroasia sangat didayangkan, tapi apa yang dia lakukan setelah itu adalah luar biasa, dengan ketenangan yang sangat baik. Saya berharap ini berlanjut di level ini," ujar Koke tentang rekannya itu.
"Bagaimana itu tidak membuat kami kuat untuk mengatasi kesulitan? Itu menyatukan lebih banyak dan, pada akhirnya, semua berhasil. Anda bisa lihat dari luar bahwa grup ini bersatu dan kami semua seratus persen."
Spanyol bermain dengan unggul jumlah pemain sejak menit ke-77, ketika wasit Michael Oliver memberikan kartu merah untuk gelandang Swiss Remo Freuler akibat tekel berbahaya. Meski begitu, La Furia Roja gagal memanfaatkan kondisi itu untuk mencetak gol penentu kemenangan hingga babak tambahan waktu.
"Ini adalah perasaan euforia, tapi juga kemarahan pada semua pekerjaan yang dilakukan tim dalam 120 menit. Kami seharusnya tidak sampai di sana, tapi kami beruntung, koin jatuh di pihak kami dan kami sangat senang karenanya," ujar Koke lagi.
"Hari ini sangat bagus, tapi kami masih harus memenangkan Kejuaraan Eropa ini."
Di semi-final, Spanyol akan berjumpa dengan Italia, yang di pertandingan lain menang 2-1 atas Belgia.
