Perubahan besar-besaran yang dilakukan Persija Jakarta memaksa pelatih Bali United Stefano Cugurra meraba kekuatan baru tim Macan Kemayoran menjelang bergulirnya Liga 1 2022/23 pada bulan ini.
Berdasarkan jadwal sementara yang disiapkan operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB), Bali United akan menghadapi Persija pada 23 Juli di Stadion Dipta Gianyar. Bali United menyandang status gelar juara bertahan pada musim ini.
Cugurra mengaku dirinya masih meraba kekuatan terbaru Persija yang mengubah banyak pemain lokal, serta mengganti seluruh legiun asingnya. Pelatih yang akrab disapa Teco ini mengutarakan, menghadapi Persija akan menjadi tantangan tersendiri buat dirinya.
Saat ini, Persija sudah mempunyai tiga pemain asing, yakni Ondrej Kudela, Michael Krmencik, dan Hanno Behrens. Mereka kini masih mencari satu pemain asing lagi untuk mengisi slot Asia.
Selain itu, Persija juga menurunkan pemain pelapis di pertandingan fase grup Piala Presiden 2022. Situasi tersebut membuat kekuatan Persija sesungguhnya masih belum terlihat.
“Kabar bagus jika benar bertanding menghadapi mantan tim saya. Persija salah satu tim besar di Indonesia. Hanya saja, saya belum melihat mereka main tahun ini. Yang saya tahu mereka banyak perubahan dalam tim, dari pelatih, pemain asing hingga pemain lokal yang datang ke tim mereka,” papar Teco dilansir laman resmi klub.
“Kalau Bali United menjadi pertandingan pembuka di Stadion Dipta, pastinya bagus dan menarik. Suporter juga bisa datang berikan semangat kepada pemain untuk bisa meraih kemenangan di awal Liga 1 musim ini.”
Liga 1 2022/23 akan kembali ke format kandang dan tandang seperti sebelum pandemi COVID-19 melanda Indonesia. Seperti diketahui, pada musim lalu Liga 1 digelar secara terpusat. Bahkkan putaran kedua sepenuhnya digelar di Bali.
“Sistem Liga 1 Indonesia sudah terbiasa kandang dan tandang. Sistem bagus jika kembali seperti awal,” kata Teco.
Bali United hanya fokus ke kompetisi domestik pada musim ini setelah mereka tersingkir di Piala AFC 2022, karena hanya menduduki peringkat tiga klasemen akhir Grup G.


