Gelandang timnas Indonesia Ivar Jenner berharap bisa mewujudkan impiannya bermain di Eredivisie Belanda bersama FC Utrecht setelah menandatangani perpanjangan kontrak kemarin.
Utrecht memutuskan untuk mempertahankan Jenner dengan memberikan pemain naturalisasi Indonesia ini perpanjangan kontrak yang berlaku hingga pertengahan 2026. Performa bagus di Eerste Divisie bersama Jong Utrecht musim lalu, dan selama persiapan menyambut musim 2023/24 menjadi pertimbangan.
Kendati mengikuti latihan pramusim, peluang Jenner menembus tim utama masih menjadi tanda tanya. Kemungkinan besar Jenner akan tetap bersama Jong Utrecht pada musim baru.
Jenner pun tidak ingin patah arang, dan tetap menyimpan harapan bisa mewujudkan ambisinya menembus skuad besutan Michael Silberbauer. Jika memungkinkan, Jenner menginginkan hal itu terealisasi dalam waktu dekat.
“Musim lalu saya memainkan paruh kedua dengan baik. Saya hanya berusaha bermain dengan baik, dan saya merasa nyaman. Sekarang saya ikut persiapan dengan tim utama, dan itu berjalan dengan baik. Saya merasa senang bisa melanjutkan kontrak saya,” tutur Jenner melalui kanal YouTube resmi klub.
“Saya telah menemukan jalan ke tim utama. Awalnya tentu saja butuh waktu untuk membiasakan diri dengan level, kecepatan, dan intensitas. Sekarang berjalan lebih baik, dan saya senang dengan hal itu.”
“Tentu saja bermain secepat mungkin di sini (tim utama) di Stadion Galgenwaard, dan kita lihat apa yang akan terjadi. Untuk saat ini, sesegera mungkin melakukan debut saya di tim utama Utrecht, dan memainkan pertandingan yang bagus di sini.”
Demi mewujudkan ambisinya itu, Jenner telah mempelajari kekurangan yang ada dalam dirinya. Pemain berusia 19 tahun tersebut menyatakan, stamina dan fisik masih menjadi kelemahan.
“Menjaga stamina saya, karena semuanya sedikit lebih tinggi di tim utama, dan lawan juga sedikit lebih kuat. Tentu saja saya berhadapan dengan para pemain dan kelompok yang usianya berbeda,” kata Jenner.
“Secara fisik juga kadang agak sulit, karena pemain terkadang sedikit lebih kuat dari saya. Jadi saya harus berlatih lebih keras. Selebihnya, selalu ada ruang berimprovisasi buat saya.”




