Manajer Inggris Gareth Southgate mengeluarkan pernyataan mengejutkan dengan mengecam keputusan FA yang menjatuhan sanksi larangan beraktivitas di sepakbola kepada penyerang Brentford, Ivan Toney.
Toney mendapat sanksi larangan beraktivitas di sepakbola selama delapan bulan, atau hingga Januari, setelah terbukti terlibat lebih dari 230 kasus judi, sehingga dianggap melanggar regulasi ketat FA terkait masalah itu. Dari rentang waktu sanksi itu, Toney dilarang mengikuti latihan di empat bulan pertamanya.
Southgate mengaku telah berbicara dengan Toney, memberinya jaminan terhadap masa depannya di tim nasional, dan menantang FA untuk menghukumnya jika mereka tidak menyetujuinya. Menurut Southgate, ia merasa sangat prihatin dengan kesejahteraan dan kesehatan mental Toney, karena secara efektif dikucilkan dari sepakbola.
“Saya sudah berbicara dengan dia, dan saya tidak tahu apakah itu diperbolehkan. Jika tidak [boleh], mereka dapat mencekal saya, dan tidak menjatuhkan hukuman tambahan buat dia,” sindir Southgate dikutip laman Mirror.
“Larangan adalah larangan. Itu adalah apa adanya. Saya pikir dia memahaminya, dan menerima hukuman itu. Yang mengganggu saya adalah kami harus menjaga pemain. Dia sedang cedera saat ini, apa yang dia lakukan supaya menjadi bugar?”
Southgate menambahkan, seharusnya FA memberikan sanksi lebih mendidik dibandingkan yang diterima Toney, sehingga mereka yang terkena sanksi bisa menjadi orang yang lebih baik.
“Bagaimana kita bisa memberinya struktur selama beberapa bulan ke depan, sehingga dia dapat mengembangkan dirinya, atau pada akhirnya menjadi orang yang lebih baik, atau memiliki pengalaman yang mungkin tidak dia alami?” tanya Southgate.
“Saya tidak suka gagasan kita meninggalkan seseorang, sehingga mereka tidak diizinkan menjadi bagian dari komunitas sepakbola. Saya tidak berpikir itu cara program rehabilitasi terbaik.”
Southgate tidak akan ragu memasukkan nama Toney ke dalam skuadnya jika sanksi itu sudah selesai dijalani, meski hanya berselisih beberapa bulan dengan pelaksanaan Piala Eropa 2024.
“Ya, tanpa ragu. Memang itu tidak ideal, karena dia akan melewatkan sebagian besar musim, dan Anda tidak tahu setelah periode seperti itu bagaimana dia akan beradaptasi secara fisik, dan bagaimana dia akan bermain. Tapi itu masih memungkinkan buat dia, masih ada waktu,” kata Southgate.
.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)

