Ivan Rakitic menilai Kroasia lebih baik dari Prancis di final Piala Dunia 2018 dan menyebut VAR telah memihak Les Bleus.
Putaran Piala Dunia di Rusia tersebut merupakan yang debut VAR yang diklaim oleh FIFA sebagai sebuah kesuksesan besar meski diiringi sejumlah momen kontroversi.
Dan gelandang Barcelona Rakitic meyakini Prancis diuntungkan lebih dari sekali disebuah laga yang disebutnya dikuasai Kroasia.
"Jangan bahas VAR dengan saya. Saya memimpikannya dalam ribuan malamm" ujarnya di The Guardian.
"Final Piala Dunia mungkin laga terbaik kami. Selama satu jam kami lebih baik dari Prancis, jauh lebih superior. Anda dapat melihat wajah lawan. Kita juga bisa melihat mereka tidak tahu cara mengendalikan kami, mereka tidak tahu cara menghentikan kami, bagaimana keluar dari tekanan, bagaimana untuk menyerang.:
"Di final itu, dewa sepakbola adalah Prancis. Gol pertama datang dari tendangan bebas yang bukan pelanggaran dan seharusnya VAR campur tangan karena Pogba off-side."
"VAR tidak sepenuhnya salah soal penalti, tetapi jika tidak diberikan, tidak akan banyak keluhan juga. Jika memang ada penalti, saya bisa melihatnya dan langsung mengetahuinya. Saya tidak perlu melihat itu sepuluh kali."
"Apapun yang meningkatkan kualitas sepakbola disambut gemberi tetapi VAR membuat laga berhenti dan sepakbola kehilangan sentuhannya. Anda mencetak gol dan tidak bisa merayakan langsung. Anda harus menahan dulu untuk melihat apakah jari wasit ada di kupingnya atau memperlihatkan gestur TV."
Goal Indonesia