Kemenangan telak atas Turki, tidak membuat pelatih Italia Roberto Mancini, sesumbar timnya bisa mencapai laga final Euro 2020. Ia menyebut perjalanan Gli Azzurri, masih jauh.
Italia, mengawali Grup A Euro 2020, dengan kemenangan tiga gol tanpa balas dari Turki. Pertandingan tersebut dilangsungkan di Stadion Olimpico, Sabtu (12/6) dini hari WIB.
Skor kacamata sempat bertahan hingga paruh pertama. Italia baru bisa membobol gawang Turki, selepas turun minum melalui gol bunuh diri Merih Demiral, lalu disusul gol Ciro Immobile dan Lorenzo Insigne.
Hasil positif tersebut membuat sejumlah pihak menjagokan Italia ke final. Partai puncak Euro 2020, bakal dilangsungkan di Stadion Wembley, pada 12 Juli mendatang.
"Ini adalah malam yang indah dan saya harap akan ada lagi nantinya. Wembley? Itu jalan yang masih sangat jauh. Masih ada enam pertandingan lagi," kata Mancini kepada Rai Sport.
Selain itu, Mancini menyatakan ada andil penonton dalam kemenangan yang didapatkan Italia. Sebanyak 16 ribu suporter boleh hadir ke stadion untuk menyaksikan laga tersebut.
Sejak Maret tahun lalu, seluruh pertandingan di Italia digelar secara tertutup. Penonton tak boleh datang ke stadion akibat pandemi virus corona.
"Kami menampilkan performa yang bagus. Kami tak mampu mencetak gol di babak pertama, tidak mudah, karena inilah laga pertama dan Turki adalah tim yang sangat bagus," ujarnya.
"Dalam pertandingan seperti ini, Anda akan membutuhkan semuanya. Kami mendapatkan bantuan dari para penonton. Kami merasa senang dan saya pikir tim telah bermain dengan sangat baik."
"Penentunya adalah ketika kami menggerakkan bola dengan cepat, mampu membuat seorang pemain bebas untuk mendapatkan operan. Penting juga untuk memulai permainan dengan baik dan ini memuaskan buat kami, penonton, dan seluruh warga Italia,"
