Italy Euro 2020Getty Images

Italia Menang Penalti Karena Menendang Pertama, Apa Benar Begitu?

Bek senior Barcelona Gerard Pique, mengomentari hasil semi-final Euro 2020 antara Italia versus Spanyol, di Stadion Wembley, Rabu (7/7). Menurutnya, Gli Azzurri bisa menang karena menendang penalti pertama.

Dalam pertandingan tersebut Italia, membuka keunggulan melalui Federico Chiesa pada menit 60. Namun, Spanyol, mampu menyamakan kedudukan lewat Alvaro Morata, sepuluh menit jelang laga selesai.

Keadaan imbang itu membuat pertandingan harus dilanjutkan ke babak tambahan. Italia dan Spanyol tidak ada yang mencetak gol, sehingga laga dilanjutkan ke adu penalti.

Italia bertindak sebagai penendang penalti pertama setelah kapten Giorgio Chiellini, memenangi undian coin. Sayang, Manuel Locatelli, yang menjadi eksekutor gagal karena sepakannya ditepis Unai Simon.

Beruntung empat penendang Italia lainnya mampu menuntaskan tugas secara sempurna. Mereka adalah Andrea Belotti, Leonardo Bonucci Federico Berdardeschi, dan Jorghinho sehingga babak tos-tosan ditutup dengan skor 4-2.

"Bukan kebetulan kalau dalam empat penalti terakhir di Euro 2020 dan Copa America, tim yang menendang pertama keluar sebagai pemenang," tulis Pique di akun Twitter miliknya.

"Statistik menunjukkan kalau menendang lebih dulu memberi Anda lebih banyak opsi dan di turnamen seperti ini, kelihatannya tidak adil buat saya ketika hasil imbang harus membuat Anda memulai dalam posisi yang tidak diuntungkan," lanjut tulisan pemain yang membawa Spanyol juara Piala Dunia 2010 dan Euro 2012 tersebut.

Pernyataan Pique, memang benar adanya. Penelitian yang dilakukan profesor di London School of Economics and Political Science (LSE) Ignacio Palacios-Huerta, bersama dosen Universitas Pompeu Fabra di Barcelona Jose Apestaguia, tim menendang pertama punya peluang besar untuk menang.

Palacios-Huerta dan Jose, melakukan penelitian 2.820 adu penalti pada laga tingkat nasional dan internasional dalam kurun waktu antara 1970-2008. 60 persen tim yang melakukan tendangan penalti pertama menang dan sisanya dimenangi oleh tim menendang kedua.

"Kebanyakan televisi menayangkan iklan saat undian koin untuk menentukan siapa yang menendang pertama. Temuan kami memperlihatkan kalau ini adalah momen penentu usai pertandingan berakhir imbang," kata Palacios-Huerta seperti dikutip AFP, beberapa tahun lalu.

"Koin itu memberi keuntungan 20 persen kepada tim yang menendang pertama. Tekanan psikologis dalam keadaan tertinggal sangat memengaruhi penampilan tim yang menendang kedua," Palacios-Huerta melanjutkan.

Iklan
0