Pelatih timnas Italia, Roberto Mancini, mengatakan bahwa adalah sebuah kesalahan membicarakan masa depannya segera setelah kegagalan Gli Azzurri lolos ke Piala Dunia Qatar.
Italia secara mengejutkan dipermalukan Macedonia Utara 1-0 pada semi-final play-off Piala Dunia 2022 di Stadion Renzo Barbera, Jumat (25/3) dini hari WIB.
Gol kemenangan sang tamu dicetak secara dramatis oleh Aleksandar Trajkovski melalui tembakan dari luar kotak penalti pada menit ke-90’+2.
Dengan hasil ini, juara Eropa Italia gagal mencicipi putaran final Piala Dunia dalam dua edisi berentet untuk kali pertama sepanjang sejarah.
Tentu, kekalahan tersebut menimbulkan pertanyaan tentang masa depan Mancini.
"Kita lihat saja nanti. Saat ini, saya pikir semua orang terlalu kecewa untuk membicarakan masa depan," ucap Mancini pasca-laga kepada Rai.
“Saya harus bilang, saat ini saya lebih peduli kepada para pemain daripada yang saya lakukan pada Juli lalu [juara Euro 2020]. Ini adalah momen yang sulit, rasa sayang saya untuk mereka sangat besar,” tutur juru taktik berusia 57 tahun itu.
"Terlalu dini untuk mengatakan apa yang terjadi selanjutnya, karena ada kekecewaan ini, tapi pada saat yang sama skuad kami dihuni pemain hebat dengan masa depan yang cerah,” pungkasnya.
Adapun Mancini melatih Italia sejak Mei 2018 setelah mundur dari klub raksasa Rusia, Zenit St. Petersburg. Kontraknya bersama La Nazionale masih tersisa hingga Juli 2026.
Terdekat, Italia akan menghadapi Turki pada laga persahabatan, Rabu (30/3) dini hari WIB.
