Pelatih timnas Italia, Antonio Conte, secara gamblang menjelaskan bahwa Gli Azzurri bakal memiliki wajah permainan yang sangat berbeda di Euro 2016 esok.
Alih-alih mengandalkan kembali filosofi bertahan klasik, catenaccio, Italia justru bakal bermain agresif dan ofensif. Penguasan bola jadi kunci utamanya.
Conte bahkan menyebut timnya haram melakukan skema serangan balik, karena taktik model itu sama sekali tak ada di kamusnya.
"Dalam hal taktikal, saya melakukan segala sesatunya di tim ini kecuali serangan balik! Saya bahkan tak melatihnya karena itu tak ada dalam konsep sepakbola saya," tutur Conte, seperti dikutip Sky Italia.
"Penguasaan bola jadi kunci, karena ketika menguaai bola, ide-ide sepakbola kami bisa berjalan. Ketika kehilangan bola, maka kami akan bermain ketat dan ngotot untuk memenangkan bola secepat mungkin.
"Melawan Belgia di laga pertama Euro 2016, jangan berharap kami akan bermain bertahan. Itu bukan bagian dari pandangan saya atas sepakbola.
"Serangan balik adalah ketika Anda duduk menahan serangan di belakang dan kemudian melempar bola ke depan untuk lakukan penyelesaian singkat.
"Jika harus melakukannya kami punya Simone Zaza, Ciro Immobile, dan beberapa pemain berkualitas lainnya, tapi itu bukan sepakbola saya.
"Jika kami kehilangan bola, satu-satunya cara adalah memenangkannya kembali secepat mungkin! Segalanya akan lebih mudah bila kita sanggup menguasai permainan," tandasnya.
