Roberto Mancini Leonardo Bonucci Italy vs Austria Euro 2020Getty Images

Bos Italia Roberto Mancini Akui 16 Besar Lebih Berat Daripada Perempat-Final

Roberto Mancini merasa kemenangan Italia atas Austria di babak 16 besar Euro 2020 akan lebih berat daripada perempat-final nanti.

Gol babak tambahan dari pemain pengganti Federico Chiesa dan Matteo Pessina memastikan Azzurri mencetak rekor nasional dengan 31 laga tak terkalahkan dengan menang 2-1 di Wembley.

Belgia atau Portugal akan menjadi lawan Italia selanjutnya di perempat-final, dan Mancini puas melihat timnya lolos menghadapi perlawanan sengit setelah Austria memastikan laga berakhir menegangkan gara-gara Sasa Kalajdzic menjebol gawang mereka di menit-menit akhir.

"Kami membawanya pulang karena kami pantas mendapatkannya, meski kami kebobolan dari sepak pojok," ujar Mancini kepada RAI Sport.

"Jujur saja, kami seharusnya mencetak gol lebih awal dan tak perlu babak tambahan, dan kami kian lelah seiring laga berjalan, namun kami menang dengan pantas."

"Para pemain pengganti memiliki mentalitas yang tepat dan langsung mengubah laga, mereka luar biasa setelah pemain yang ditarik memberikan segalanya."

"Saya tahu ini akan berat, mungkin lebih berat daripada perempat-final. Pertandingan bisa berjalan mengejutkan, namun kami bermain bagus dan pantas mendapatkannya."

"Ujian ini bisa menguntungkan kami, kami dipaksa menunjukkan mentalitas yang tangguh."

Ditanya lebih memilih menghadapi Belgia atau Portugal pada perempat-final di Munich Sabtu (3/7) depan, Mancini menjawab: "Mereka dua tim luar biasa, sulit untuk memilih."

Marko Arnautovic Italy vs Austria Euro 2020Getty Images

Marko Arnautovic mencetak gol di babak kedua waktu normal namun dianulir gara-gara offside, ia merasa frustrasi tak bisa memenangkan pertandingan.

"Sulit menemukan kata-kata yang tepat," kata Arnautovic kepada ORF. "Jika kami beruntung, kami menang dalam 90 menit."

"Kami bermain bagus dan menciptakan peluang, namun kami seharusnya menyelesaikan [peluang tersebut] dengan lebih baik. Pujian bagi tim dan semua yang terlibat."

Kapten Austria David Alaba menambahkan: "Tak mudah merangkai kata-kata. Kami boleh membanggakan diri kami sendiri, Austria boleh membanggakan kami."

"Kami memberikan segalanya, tapi akhirnya tidak diganjar atas penampilan kami. Sulit untuk ditelan."

Versus Austria, Italia boleh jadi tidak sehebat saat memenangkan tiga laga pertama babak grup, tapi Mancini berhasil menunjukkan kedalaman skuadnya karena dua pengganti mencetak gol kemenangan.

Memiliki pelapis yang bisa masuk di tengah pertandingan dan mengubah jalannya laga bisa menjadi krusial seiring turnamen berjalan, maka Mancini boleh senang memiliki opsi tersebut.

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google