Ismed Sofyan - PersijaGetty Images

Ismed Sofyan Nilai Ada Plus Minus Pembayaran Gaji 25 Persen

Persija Jakarta telah menetapkan besaran gaji yang dibayarakan kepada pemain dan ofisial, selama kompetisi dihentikan dengan status force majeure. Macan Kemayoran, membayarkan upah 25 persen sesuai dengan arahan PSSI.

Pemain senior Persija Ismed Sofyan, merasa pemotongan gaji 75 persen terlalu besar. Akan tetapi, tidak ada pilihan lain karena klubnya sudah memutuskan pembayaran dengan besaran tersebut.

"Kalau dibilang setuju tidak juga. Dibilang tidak [setuju] ya harus setuju. Ada plus minusnya. Kami berharap di tengah-tengah, jadi 50 persen. Soalnya, kami di rumah, tidak keluar rumah otomatis ibaratnya tidak ada pemasukan, yang ada hanya pengeluaran," kata Ismed saat dihubungi wartawan.

"Tapi di satu sisi klub pemasukannya juga tidak ada. Seperti tak ada penonton karena pertandingan berhenti. Kami harus lihat ke sana juga. Jadi yang saya bilang tadi, di satu sisi kami tak setuju, satu sisi lagi harus setuju," Ismed menambahkan.

Ismed melanjutkan beberapa pemain sudah diajak manajemen berbicara terkait besaran gaji yang diterima tersebut. Mereka menjelaskan keadaan keuangan yang ada secara gamblang. 

"Karena klub juga berpatokan kepada PSSI, ya. PSSI juga sudah keluarkan putusannya dengan status seperti sekarang ini bagaimana kewajiban klub kepada pemain," ucapnya.

Iklan
0