Ismael Bennacer MilanGetty

'Sangat Menyakitkan Kalah Seperti Ini' - Ismael Bennacer Sebut Mental AC Milan Runtuh Setelah Gol Kedua Chelsea

Ismael Bennacer mengakui mental AC Milan "runtuh" setelah gol kedua Chelsea dan mereka tidak memiliki "semangat dan rasa lapar yang tepat" dalam kekalahan 3-0 di Liga Champions di Stamford Bridge, Kamis (6/10) dini hari WIB.

Rossoneri tidak bisa menurunkan 12 pemain yang absen karena cedera dan pembatasan skuad, termasuk penjaga gawang mereka, kedua full-back, dan beberapa figur pilihan kedua juga.

The Blues tampil dominan sepanjang pertandingan dan bisa mencetak tiga gol yang disumbangkan Wesley Fofana, Pierre-Emerick Aubameyang, dan Reece James.

AC Milan sebenarnya memiliki lebih banyak penguasaan bola, namun hanya satu peluang mencetak gol yang diciptakan Rafael Leao, dengan tembakan Charles De Ketelaere diselamatkan dan Rade Krunic melepaskan tendangan hasil bola rebound yang mengarah ke atas gawang.

Bennacer mengakui kekalahan lawan Chelsea dengan kondisi semacam itu sangat menyakitkan.

"Sangat menyakitkan kalah seperti ini, karena kami tidak memiliki semangat dan rasa lapar yang tepat,” ujar Bennacer kepada Amazon Prime Italia saat mengenakan ban kapten.

"Kami tahu Liga Champions adalah level lain dan kami harus memberi lebih banyak. Kami perlu belajar dari ini, memperbaiki apa yang tidak kami lakukan dengan baik dan mengangkat kepala kami."

"Kami selalu berusaha memberikan segalanya, permainan seperti ini adalah tentang detail. Begitu kami kebobolan gol kedua, itu sulit dan kepala kami tertunduk. Kami perlu melakukan yang lebih baik dan lebih yakin."

"Kami akan menonton kembali pertandingan dan melihat apa yang salah."

Iklan
0